Utang RI Rp6.000 Triliun untuk Apa? Ini Jawaban Sri Mulyani
Rabu, 05 Januari 2022 - 17:58 WIB
loading...
A
A
A
"Ada belanja negara yang bisa dinikmati masyarakat, kayak bansos, belanja pegawai seperti gaji pegawai ASN pusat dan daerah serta tunjangan," paparnya.
Sri Mulyani pun bercerita mengenai keputusan pemerintah menaikkan anggaran untuk Kepolisian dan TNI yang di antaranya untuk menambah anggaran Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. "Jadi itu juga diterima masyarakat melalui Polri, ASN serta TNI. Itu operasi negara dibiayai melalui pajak, penerimaan cukai dan utang dan sebagainya," katanya.
Baca Juga: Ini Penyebab Bangkai Pesawat Menumpuk di Jalan Raya Bogor-Parung
Dia juga memastikan bahwa pemerintah mampu membayar pinjaman atau utang yang dibuat. Untuk itu, kata dia, realisasi belanja negara juga harus dikelola dengan baik untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang positif.
"Kalau belanjanya bagus, menjadi infrakstruktur yang bagus, sumber daya manusia berkualitas dan membuat ekonomi Indonesia bagus. Itu bisa untuk membayar utangnya. InsyaAllah kita bisa bayar lagi dengan aman," tandasnya.
Sri Mulyani pun bercerita mengenai keputusan pemerintah menaikkan anggaran untuk Kepolisian dan TNI yang di antaranya untuk menambah anggaran Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. "Jadi itu juga diterima masyarakat melalui Polri, ASN serta TNI. Itu operasi negara dibiayai melalui pajak, penerimaan cukai dan utang dan sebagainya," katanya.
Baca Juga: Ini Penyebab Bangkai Pesawat Menumpuk di Jalan Raya Bogor-Parung
Dia juga memastikan bahwa pemerintah mampu membayar pinjaman atau utang yang dibuat. Untuk itu, kata dia, realisasi belanja negara juga harus dikelola dengan baik untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang positif.
"Kalau belanjanya bagus, menjadi infrakstruktur yang bagus, sumber daya manusia berkualitas dan membuat ekonomi Indonesia bagus. Itu bisa untuk membayar utangnya. InsyaAllah kita bisa bayar lagi dengan aman," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :