Bayar Utang, PP Properti Terbitkan Obligasi Rp1,1 Triliun
Sabtu, 08 Januari 2022 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Untuk seri A, ditawarkan dengan tingkat bunga sebesar 9,60 persen per tahun berjangka waktu 370 hari kalender sejak tanggal emisi. Jumlah Pokok obligasi seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp 157 miliar yang dijamin secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment).
Pembayaran obligasi seri A tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100 persen dari jumlah pokok obligasi seri A pada tanggal pelunasan pokok obligasi, yaitu 24 Januari 2023.
Sementara seri B ditawarkan dengan tingkat bunga sebesar 10,60 persen per tahun berjangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi. Jumlah pokok obligasi seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp163 miliar yang dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment).
Pembayaran obligasi seri B tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100 persen dari jumlah pokok obligasi seri B pada tanggal pelunasan pokok obligasi, yaitu 14 januari 2025.
"Sisa dari jumlah pokok obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp780 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort). Bila jumlah tersebut tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tersebut tidak menjadi kewajiban Perseroan untuk menerbitkan obligasi tersebut," ujar manajemen perseroan.
Pembayaran obligasi seri A tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100 persen dari jumlah pokok obligasi seri A pada tanggal pelunasan pokok obligasi, yaitu 24 Januari 2023.
Sementara seri B ditawarkan dengan tingkat bunga sebesar 10,60 persen per tahun berjangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi. Jumlah pokok obligasi seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp163 miliar yang dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment).
Pembayaran obligasi seri B tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100 persen dari jumlah pokok obligasi seri B pada tanggal pelunasan pokok obligasi, yaitu 14 januari 2025.
"Sisa dari jumlah pokok obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp780 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort). Bila jumlah tersebut tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tersebut tidak menjadi kewajiban Perseroan untuk menerbitkan obligasi tersebut," ujar manajemen perseroan.
Lihat Juga :