Dorong RUU Penyiaran, Hipmi Minta Konten Digital Diatur
Rabu, 10 Juni 2020 - 15:42 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, lanjut Dede, untuk melakukan pengalihan penyiaran dari analog ke digital perlu peraturan dan roadmap yang jelas. Dengan demikian, memberikan kepastian bagi industri. Selain kesiapan industri penyiaran, industri pendukung menurutya juga harus menjadi perhatian. "Hipmi mendorong agar UU penyiaran ke depan bisa seimbang dan mengontrol konten digital dan media baru," ucapnya.
Pembahasan RUU Penyiaran ini sebenarnya sudah dilakukan sejak periode 2014-2019. Namun karena perdebatan tentang sistem singlemux dan multimux membuat RUU ini tak kunjung rampung. Oleh sebab itu, harapan para narasumber adalah agar pemerintah bersama DPR mengedepankan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi atau golongan.
"Penataan frekuensi dari switch ke digital harus diutamakan karena spektrum frekuensi adalah sumber daya alam yang terbatas yang mempunyai nilai strategis dalam penyelenggaraan telekomunikasi dan dikuasai oleh negara," tutup Dede.
Turut hadir dalam acara ini, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Utut Adianto, Anggota Komisi I DPR Sugiono, Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis, serta Ketua Umum Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Syafril Nasution.
Pembahasan RUU Penyiaran ini sebenarnya sudah dilakukan sejak periode 2014-2019. Namun karena perdebatan tentang sistem singlemux dan multimux membuat RUU ini tak kunjung rampung. Oleh sebab itu, harapan para narasumber adalah agar pemerintah bersama DPR mengedepankan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi atau golongan.
"Penataan frekuensi dari switch ke digital harus diutamakan karena spektrum frekuensi adalah sumber daya alam yang terbatas yang mempunyai nilai strategis dalam penyelenggaraan telekomunikasi dan dikuasai oleh negara," tutup Dede.
Turut hadir dalam acara ini, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Utut Adianto, Anggota Komisi I DPR Sugiono, Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis, serta Ketua Umum Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Syafril Nasution.
(fjo)
Lihat Juga :