Siap-siap! Tahun Ini Pengusaha Bakal Naikkan Harga
Senin, 10 Januari 2022 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, inflasi meningkat rata-rata sebesar 1,6% yoy pada 2021, sedikit lebih tinggi dari perkiraan DBS yang sebesar 1,5%. Peningkatan harga yang terjadi untuk mengimbangi sebagian dari dampak harga komoditas tinggi, tekanan harga makanan dan jasa yang terkendali, di samping tekanan akibat permintaan.
Radhika melanjutkan, kenaikan inflasi tahun 2022 akan dipengaruhi oleh tiga faktor. Pertama, reformasi subsidi (jika ada), yaitu penyesuaian tarif bahan bakar dan utilitas. Kedua, penerapan perubahan pajak, termasuk kenaikan tarif PPN, yang kemungkinan akan memengaruhi setidaknya setengah dari inflasi dan kemungkinan menyebabkan kenaikan cukai tertentu.
Ketiga, produsen juga akan meningkatkan harga untuk mengimbangi kenaikan biaya, sebagaimana tecermin dalam inflasi harga grosir, memperkecil selisih antara hasil produksi nyata dan hasil produksi potensial karena aktivitas mulai normal kembali.
Baca juga: Seram! Cerita Bus Hantu Bekasi-Bandung, Berbau Anyir dan Penumpang Berwajah Pucat
"Kami memperkirakan inflasi 2022 rata-rata sebesar 3% namun masih dalam target BI," tuturnya.
Radhika melanjutkan, kenaikan inflasi tahun 2022 akan dipengaruhi oleh tiga faktor. Pertama, reformasi subsidi (jika ada), yaitu penyesuaian tarif bahan bakar dan utilitas. Kedua, penerapan perubahan pajak, termasuk kenaikan tarif PPN, yang kemungkinan akan memengaruhi setidaknya setengah dari inflasi dan kemungkinan menyebabkan kenaikan cukai tertentu.
Ketiga, produsen juga akan meningkatkan harga untuk mengimbangi kenaikan biaya, sebagaimana tecermin dalam inflasi harga grosir, memperkecil selisih antara hasil produksi nyata dan hasil produksi potensial karena aktivitas mulai normal kembali.
Baca juga: Seram! Cerita Bus Hantu Bekasi-Bandung, Berbau Anyir dan Penumpang Berwajah Pucat
"Kami memperkirakan inflasi 2022 rata-rata sebesar 3% namun masih dalam target BI," tuturnya.
(uka)
Lihat Juga :