Menko Luhut: Jangan Jadi Masyarakat atau Negara Pecundang!

Rabu, 12 Januari 2022 - 12:58 WIB
loading...
Menko Luhut: Jangan...
Menko Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat untuk saling bersinergi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat untuk saling bersinergi menghadapi segala tantangan ekonomi di tengah melonjaknya kasus varian baru Omicron .

Baca juga: Beda dengan Luhut, ESDM: Ekspor Batu Bara Tetap Dilarang

Luhut menegaskan kepada masyarakat agar tidak pesimistis dalam menghadapi varian Omicron dan masalah perekonomian di tahun ini. Luhut pun meminta agar kita tidak menjadi masyarakat atau negara yang pecundang.

“Perlu menjadi perhatian kita semua jangan kita menjadi masyarakat pecundang atau negara pecundang. Kita harus jadi negara besar,” kata Menko Luhut saat menjadi keynote dalam acara 'Market Outlook 2022: Gaining From Global Disorder' Rabu (12/1/2022).

Menurut Menko Luhut menambahkan, Indonesia harus menjadi negara yang mampu menyelesaikan sendiri seluruh permasalahan yang telah terjadi di Indonesia.



“Jangan pernah mau dilecehkan oleh orang lain dan jangan kita melecehkan diri kita juga. Saya ingin pesan kepada Anda semua, ayo kita kompak bekerja dan kita mampu untuk menghadapi masalah apa pun di negeri ini,” tambahnya.

Ke depan, pemerintah dan masyarakat dapat melaksanakan kerja sama dengan kompak, terintegrasi dan saling bahu-membahu serta sungguh-sungguh untuk tidak saling menyalahkan.

Baca juga: Mazda2 Baru Nongol di Thailand, Ada Pilihan Mesin Diesel

“Tahun ini, AS akan mengetatkan suku bunganya, ekonomi Tiongkok memiliki masalah domestik seperti default pada sektor properti dan iklim global yang saat ini tidak pasti," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Kunjungi ITB, Muhaimin:...
Kunjungi ITB, Muhaimin: Saatnya Indonesia Naik Kelas Jadi Negara Maju
Rekomendasi
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved