Gawat! Produksi Daging Sapi Tidak Cukup Memenuhi Kebutuhan Nasional
Kamis, 13 Januari 2022 - 18:25 WIB
loading...
A
A
A
Adapun kekurangan sebesar 290.458 ton, kata dia, akan dipenuhi dengan skema impor berupa sapi bakalan 625.000 ekor dan impor dalam bentuk daging sapi sebesar 170.652 ton.
Baca Juga: Ogah Impor untuk Warga Jakarta, Anies Pilih Daging Sapi Asal Kupang
Melihat kondisi yang ada, Ketua Gapuspindo menyarankan Pemerintah untuk mengimpor sapi bakalan. Karena menurut Didiek, dengan mengimpor sapi bakalan, keuntungan yang didapat lebih banyak.
"Jika pemerintah mengimpor sapi bakalan dan melakukan usaha penggemukan sapi potong, maka akan mampu menyediakan daging sapi segar dalam negeri sekitar 20% dari kebutuhan nasional, bahkan penyerapan tenaga kerja langsung sebanyak 29.000 orang dan tenaga kerja tidak langsung sebanyak 708.000 orang," tutur Didiek.
"Contohnya seperti orang yang nanam jagung, padi, orang yang menyediakan pakan ternak, itu semua koneksinya luar biasa," urainya.
Baca Juga: Ogah Impor untuk Warga Jakarta, Anies Pilih Daging Sapi Asal Kupang
Melihat kondisi yang ada, Ketua Gapuspindo menyarankan Pemerintah untuk mengimpor sapi bakalan. Karena menurut Didiek, dengan mengimpor sapi bakalan, keuntungan yang didapat lebih banyak.
"Jika pemerintah mengimpor sapi bakalan dan melakukan usaha penggemukan sapi potong, maka akan mampu menyediakan daging sapi segar dalam negeri sekitar 20% dari kebutuhan nasional, bahkan penyerapan tenaga kerja langsung sebanyak 29.000 orang dan tenaga kerja tidak langsung sebanyak 708.000 orang," tutur Didiek.
"Contohnya seperti orang yang nanam jagung, padi, orang yang menyediakan pakan ternak, itu semua koneksinya luar biasa," urainya.
Lihat Juga :