Harga Melonjak, Industri dan Pedagang Daging Bingung dengan Kebijakan Pemerintah

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:22 WIB
loading...
Harga Melonjak, Industri...
Harga daging sapi di pasar bergerak naik menjelang bulan Ramadan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Harga daging sapi di pasar bergerak naik menjelang bulan Ramadan. Kenaikan terjadi justru setelah pedagang menghentikan aksi mogok selama 3 hari pada akhir Januari. Pada saat yang sama, harga daging kerbau sebagai stabilisator harga, malah jauh di atas harga acuan pembelian (HAP) konsumen Rp80.000/kg dan sudah masuk dalam kategori intervensi pasar karena sudah 20% lebih dari HAP.

Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar, harga daging sapi rata-rata dijual Rp140.000/kg. "Harga memang naik sejak kami usai mogok dagang. Jika sebelumnya saya masih jual Rp130.000/kg, sekarang sudah Rp140.000/kg," ujar Ahmad, pedagang daging di Pasar Cibubur, Rabu (11/2/2026).

Hal yang sama juga diakui oleh Jujun, pedagang daging di Pasar Cijantung. Menurutnya, harga daging, apakah sengkel, daging kelapa (knuckle) atau potongan paha belakang, harganya sama, yakni Rp140.000/kg. Dia mengaku harga kemungkinan akan terus bergerak naik sampai Ramadhan dan Idulfitri.

Berdasarkan Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Rabu (11/2/2026), harga daging sapi memang sudah masuk rentang tertinggi HAP, di mana sesuai Perbadan No. 12/2024 untuk daging sapi segar (chilled) paha depan dan paha belakang masing-masing Rp130.000/kg dan Rp140.000/kg.
Naiknya harga daging sapi juga diakui Ketua Umum perkumpulan Bakso Wonogiri Mendunia, Maryanto.

"Pasokan aman, tapi memang harga sudah naik Rp5.000/kg dibandingkan sebelum aksi mogok. Harga sebelum mogok Rp130.000/kg, sekarang sudah Rp135.000/kg," paparnya.

Kondisi yang mengkhawatirkan justru harga daging kerbau. Komoditas yang sengaja dibuka impornya oleh pemerintah dan dimaksudkan sebagai stabilisator harga daging agar terjangkau masyarakat, justru sudah jauh di atas HAP. Padahal, daging impor eks India ini dimonopoli oleh dua BUMN PT Berdikari dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dengan kuota impor 2026 sebanyak 100.000 ton.

Baca Juga: Pemotongan Kuota Impor Daging Swasta Salah Sasaran

Berdasarkan data final per 11 Februari 2026 di Panel Harga Bapanas, secara nasional harga daging kerbau sudah masuk zona merah intervensi karena harga sudah di atas 20% HAP atau rata-rata Rp112.100/kg. Bahkan di Pulau Jawa, harga daging kerbau mencapai Rp120.000/kg atau 50% di atas HAP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jual Daging Sapi dan...
Jual Daging Sapi dan Kerbau di Atas HAP, Kementan: Lapor ke Satgas Saber Agar Ditangkap
Harga Daging Kerbau...
Harga Daging Kerbau Melambung, Pemerintah Diminta Adil dalam Pengawasan
Mainkan Harga Daging,...
Mainkan Harga Daging, Amran Ancam Cabut Izin RPH hingga Feedlotter
Pemotongan Kuota Impor...
Pemotongan Kuota Impor Daging Swasta Salah Sasaran
Gojek Bersama Toko Daging...
Gojek Bersama Toko Daging Nusantara Hadirkan Daging Harga Terjangkau untuk Mitra Driver dan Konsumen
Kuota Impor Dipangkas...
Kuota Impor Dipangkas Jadi 30.000 Ton, Pengusaha Daging Protes
Selain Daun Pepaya dan...
Selain Daun Pepaya dan Nanas, Ini Bahan Alami Lain untuk Mengempukkan Daging Kurban
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Menikmati Daging Sapi...
Menikmati Daging Sapi Berkualitas Tinggi dengan Finishing Lokal
Rekomendasi
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
Microdrama Her Dangerous...
Microdrama Her Dangerous Game Tayang di V+Short, Simak Sinopsisnya di Sini!
Padi Reborn Abadikan...
Padi Reborn Abadikan Magis Panggung 360 Derajat, Hadirkan Cinematic Experience Konser Dua Delapan
Berita Terkini
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Danantara Mulai Merger...
Danantara Mulai Merger BUMN Sekuritas, Mandiri hingga BNI Sekuritas Dilebur
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved