Metaverse Bakal Membuat Bisnis Menjadi No Human Touch, Begini Proyeksinya
Minggu, 16 Januari 2022 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya mengubah cara bersosialisasi, metaverse juga disebut memberikan dampak pada aspek bisnis. Lewat akun Instagram-nya, @talktoyosh, Yoshua beranggapan metaverse akan sangat berpengaruh pada kegiatan bisnis di masa mendatang.
“Metaverse akan mengubah segala aspek, terutama dalam hal bekerja atau menjalankan bisnis ,” kata pria yang memiliki nama lengkap Yoshua Markus Mariwu ini.
Ia melanjutkan “Ke depannya perjanjian bisnis akan disepakati di ruang pertemuan virtual oleh kedua belah pihak menggunakan perangkat VR. Jika sudah diterapkan, ini akan membuat bisnis menjadi 'No Human Touch' dan transaksinya pun menggunakan crypto,”
Yoshua juga meyakini bahwa implementasi metaverse akan lebih optimal, dengan memenuhi beberapa hal.
“Untuk bisa mewujudkan hal ini kita perlu teknologi komputasi yang jauh lebih cepat, quantum computing misalnya, dan juga teknologi blockchain yang lebih solid, mata uang crypto yang stabil, dan regulasinya yang matang,” lanjut Yoshua
“Ke depannya metaverse akan membuat mata uang crypto lebih diminati dan digunakan secara masif sebagai alat tukar, bukan sebagai investasi lagi. Setiap negara mungkin akan meluncurkan mata uang crypto yang sah atau mengeluarkan regulasi atau membiarkan ekonomi dikendalikan oleh perusahaan-perusahaan yang meluncurkan mata uang crypto,” tutupnya.
“Metaverse akan mengubah segala aspek, terutama dalam hal bekerja atau menjalankan bisnis ,” kata pria yang memiliki nama lengkap Yoshua Markus Mariwu ini.
Ia melanjutkan “Ke depannya perjanjian bisnis akan disepakati di ruang pertemuan virtual oleh kedua belah pihak menggunakan perangkat VR. Jika sudah diterapkan, ini akan membuat bisnis menjadi 'No Human Touch' dan transaksinya pun menggunakan crypto,”
Yoshua juga meyakini bahwa implementasi metaverse akan lebih optimal, dengan memenuhi beberapa hal.
“Untuk bisa mewujudkan hal ini kita perlu teknologi komputasi yang jauh lebih cepat, quantum computing misalnya, dan juga teknologi blockchain yang lebih solid, mata uang crypto yang stabil, dan regulasinya yang matang,” lanjut Yoshua
“Ke depannya metaverse akan membuat mata uang crypto lebih diminati dan digunakan secara masif sebagai alat tukar, bukan sebagai investasi lagi. Setiap negara mungkin akan meluncurkan mata uang crypto yang sah atau mengeluarkan regulasi atau membiarkan ekonomi dikendalikan oleh perusahaan-perusahaan yang meluncurkan mata uang crypto,” tutupnya.
Lihat Juga :