PLN Resmikan 6 SPKLU di Kawasan Indonesia Timur
Senin, 17 Januari 2022 - 16:28 WIB
loading...
A
A
A
Di wilayah kerja PLN Regional Sulmapana sendiri, terdapat 10 SPKLU yang sudah beroperasi. "Di tahun 2022 kami menargetkan ada penambahan 14 unit SPKLU di wilayah kerja PLN Regional Sulmapana dan kami berharap dengan adanya infrastruktut SPKLU dapat mendukung percepatan era kendaraan listrik. Kami juga mengajak investor untuk berkolaborasi dalam program partnership SPKLU dengan model bisnis Sharing Economy," ungkap Adi Priyanto.
Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, H Ali Mazi mengucapkan terima kasih atas dukungan PLN selama ini. Provinsi Sulawesi Tenggara sendiri merupakan salah satu penghasil sumber daya alam nikel terbesar di Indonesia, yang mana nikel menjadi bahan baku pembutan baterai untuk kendaraan listrik.
"Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, maka kita harus dukung penggunaan kendaraan listrik. Selain ramah lingkungan, kita juga membantu ketahanan energi nasional dengan pengurangan impor BBM," pungkasnya.
Ali Mazi menambahkan, ia menginstruksikan kepada seluruh elemen pemprov, pemkot, dan pemkab untuk menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional.
Bupati Konawe Utara, Ruksamin selaku pengguna mobil listrik turut memberikan testimoninya terkait peresmian SPKLU tersebut. "Berdasarkan instruksi Bapak Gubernur Sultra, sudah hampir semua Kepala Desa dan Puskesmas di Kabupaten Konawe Utara telah menggunakan motor listrik untuk operasional. Pengalaman saya sendiiri saat menggunakan mobil listrik dari Kantor Bupati Konawe Utara ke Kota Kendari dengan jarak 121 KM, menghabiskan tidak sampai Rp10.000," kata Ruksamin.
Baca juga:Antiribet, Ini Cara Pasang Listrik Baru Lewat Smartphone
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Kendari H Sulkarnain Kadir turut menyambut baik hadirnya SPKLU di Kota Kendari. "Pengalaman kami menggunakan mobil listrik adalah dapat menghemat biaya operasional sampai dengan 70%. Hadirnya infrastruktur SPKLU ini, kami harapkan dapat menunjang iklim KBLBB di Kota Kendari," tutur Sulkarnain.
"Poin pentingya adalah dengan menggunakan kendaraan listrik, kita membatu mengurangi emisi karbon demi kelestarian bumi Sulawesi Tenggara yang kita cintai ini," tandas Sulkarnain.
SPKLU PLN Fast Charging 2x25 KW Pertama di Sultra Dapat Layani 2 Mobil Bersamaan
Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, H Ali Mazi mengucapkan terima kasih atas dukungan PLN selama ini. Provinsi Sulawesi Tenggara sendiri merupakan salah satu penghasil sumber daya alam nikel terbesar di Indonesia, yang mana nikel menjadi bahan baku pembutan baterai untuk kendaraan listrik.
"Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, maka kita harus dukung penggunaan kendaraan listrik. Selain ramah lingkungan, kita juga membantu ketahanan energi nasional dengan pengurangan impor BBM," pungkasnya.
Ali Mazi menambahkan, ia menginstruksikan kepada seluruh elemen pemprov, pemkot, dan pemkab untuk menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional.
Bupati Konawe Utara, Ruksamin selaku pengguna mobil listrik turut memberikan testimoninya terkait peresmian SPKLU tersebut. "Berdasarkan instruksi Bapak Gubernur Sultra, sudah hampir semua Kepala Desa dan Puskesmas di Kabupaten Konawe Utara telah menggunakan motor listrik untuk operasional. Pengalaman saya sendiiri saat menggunakan mobil listrik dari Kantor Bupati Konawe Utara ke Kota Kendari dengan jarak 121 KM, menghabiskan tidak sampai Rp10.000," kata Ruksamin.
Baca juga:Antiribet, Ini Cara Pasang Listrik Baru Lewat Smartphone
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Kendari H Sulkarnain Kadir turut menyambut baik hadirnya SPKLU di Kota Kendari. "Pengalaman kami menggunakan mobil listrik adalah dapat menghemat biaya operasional sampai dengan 70%. Hadirnya infrastruktur SPKLU ini, kami harapkan dapat menunjang iklim KBLBB di Kota Kendari," tutur Sulkarnain.
"Poin pentingya adalah dengan menggunakan kendaraan listrik, kita membatu mengurangi emisi karbon demi kelestarian bumi Sulawesi Tenggara yang kita cintai ini," tandas Sulkarnain.
SPKLU PLN Fast Charging 2x25 KW Pertama di Sultra Dapat Layani 2 Mobil Bersamaan
Lihat Juga :