Devisa Pariwisata Ditargetkan Capai Rp24,31 Triliun
Kamis, 20 Januari 2022 - 17:22 WIB
loading...
A
A
A
"Kita menekankan kepada prinsip sustainable tourism yang bergantung pada apa yang kita tawarkan kepada para wisatawan sesuai tren pariwisata ke depan yaitu more personalized, customized, localized dan smaller in size," jelasnya.
Baca Juga: Kemenparekraf-APDESI Kolaborasi Kembangkan Potensi Desa Wisata dan Desa Kreatif
Selain itu, lanjutnya, dari sisi nilai tambah ekonomi kreatif ditargetkan tahun 2022 dapat mencapai Rp1.236 triliun. Sementara nilai ekspor produk kreatif ditargetkan mencapai USD21,28 miliar (Rp304,3 triliun). Sedikit lebih baik dari perkiraan capaian tahun 2021 yang sebesar USD20,48 miliar (Rp292,86 triliun).
"Dampak dari pertumbuhan itu tentunya akan memperluas jumlah lapangan kerja pada sektor parekraf. Tahun 2022 ini kita menargetkan akan tercipta 400 ribu lapangan kerja baru yang berkualitas di sektor pariwisata. Sementara di ekonomi kreatif akan tumbuh lebih dari 600-700 ribu lapangan kerja yang ditopang oleh sektor unggulan yakni kuliner, kriya, dan fashion," tandasnya.
Baca Juga: Kemenparekraf-APDESI Kolaborasi Kembangkan Potensi Desa Wisata dan Desa Kreatif
Selain itu, lanjutnya, dari sisi nilai tambah ekonomi kreatif ditargetkan tahun 2022 dapat mencapai Rp1.236 triliun. Sementara nilai ekspor produk kreatif ditargetkan mencapai USD21,28 miliar (Rp304,3 triliun). Sedikit lebih baik dari perkiraan capaian tahun 2021 yang sebesar USD20,48 miliar (Rp292,86 triliun).
"Dampak dari pertumbuhan itu tentunya akan memperluas jumlah lapangan kerja pada sektor parekraf. Tahun 2022 ini kita menargetkan akan tercipta 400 ribu lapangan kerja baru yang berkualitas di sektor pariwisata. Sementara di ekonomi kreatif akan tumbuh lebih dari 600-700 ribu lapangan kerja yang ditopang oleh sektor unggulan yakni kuliner, kriya, dan fashion," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :