Industri Sawit Tahan Banting di Tengah Pandemi Covid-19
Kamis, 11 Juni 2020 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Asian Agri mencapai 100% traceability atau ketelusuran. "Kami bekerja sama dengan lembaga independen untuk memutakhirkan sistem ketelusuran," ujar Bernard.
(Baca Juga: Hadapi New Normal, Perkebunan Sawit Perlu Terapkan Digitalisasi)
Di masa pandemi ini, Asian Agri tetap beroperasional. Hanya saja, ada beberapa kebijakan baru yang diterapkan mulai koordinasi dilakukan melalui zoom meeting, remote audit, penggunaan teknologi IT untuk memantau dan melakukan verifikasi data dan laporan. Bahkan, Asian Agri tetap menjajaki pasar baru/potensial untuk produk bersertifikat yang baru. Saat ini ada sertifikat RSPO, ISCC, GMP+ dan ISPO, Khususnya di kawasan Asia.
Bernard mengungkapkan, Asian Agri telah sejak lama menerapkan protocol Covid-19 baik di kantor maupun perkebunan. Menyambut era new normal ini, Asian Agri juga sudah siap dengan berbagai protocol baru yang dilaksanakan dengan ketat. Mulai mewajibkan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan area kerja dan melakukan disinfektan berkala serta menjaga jarak fisik minimal 1 meter.
"Mengadopsi pola kehidupan dan bekerja normal baru, yang mana para pekebun dan karyawan pabrik menerapkan protokol pencegahan Covid-19, memastikan pengelolaan kebun berkelanjutan, tidak terkendala dan mencapai target produksi secara berkelanjutan," tegasnya.
(Baca Juga: Hadapi New Normal, Perkebunan Sawit Perlu Terapkan Digitalisasi)
Di masa pandemi ini, Asian Agri tetap beroperasional. Hanya saja, ada beberapa kebijakan baru yang diterapkan mulai koordinasi dilakukan melalui zoom meeting, remote audit, penggunaan teknologi IT untuk memantau dan melakukan verifikasi data dan laporan. Bahkan, Asian Agri tetap menjajaki pasar baru/potensial untuk produk bersertifikat yang baru. Saat ini ada sertifikat RSPO, ISCC, GMP+ dan ISPO, Khususnya di kawasan Asia.
Bernard mengungkapkan, Asian Agri telah sejak lama menerapkan protocol Covid-19 baik di kantor maupun perkebunan. Menyambut era new normal ini, Asian Agri juga sudah siap dengan berbagai protocol baru yang dilaksanakan dengan ketat. Mulai mewajibkan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan area kerja dan melakukan disinfektan berkala serta menjaga jarak fisik minimal 1 meter.
"Mengadopsi pola kehidupan dan bekerja normal baru, yang mana para pekebun dan karyawan pabrik menerapkan protokol pencegahan Covid-19, memastikan pengelolaan kebun berkelanjutan, tidak terkendala dan mencapai target produksi secara berkelanjutan," tegasnya.
(fjo)
Lihat Juga :