Berada di Garis Patahan, Ibu Kota Baru Rawan Gempa? Ini Kata Badan Geologi
Jum'at, 21 Januari 2022 - 15:32 WIB
loading...
Badan Geologi telah melakukan kajian mengenai potensi kebencanaan maupun potensi sumber daya alam (SDA) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi membeberkan kondisi geologi calon Ibu Kota Negara (IKN) baru, Nusantara. Di akui, ada beberapa patahan di daerah tersebut yang kerap menjadi penyebab adanya gempa.
Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono mengungkapkan, terdapat dua potensi yang dikaji pihaknya terkait IKN Nusantara, yaitu potensi kebencanaan dan potensi sumber daya alam (SDA).
Baca Juga: Mayoritas Pakai Duit APBN, Ibu Kota Baru Dibangun sampai 2045
"Dari sisi kebencanaan seperti gerakan tanah, daerah Kalimantan relatif stabil. Rekor seismik di sana memang jarang," jelas Eko dalam konferensi pers, Jumat (21/1/2022).
Namun, dia mengakui ada beberapa patahan di daerah tersebut. Patahan ini, kata dia, kerap menjadi penyebab terjadinya gempa sehingga perlu dilihat lagi apakah berpotensi mengganggu atau tidak. "Tapi (dari studi kami), ini tidak terlalu signifikan," ujarnya.
Sementara dari sisi SDA, lanjut dia, juga sudah dilakukan studi terkait dengan stabilitas tanah hingga kondisi air tanah. Kalimantan juga terkenal memiliki sumber daya energi seperti batu bara yang melimpah. Pihaknya juga sudah mengkaji sebaran batu bara di daerah tersebut.
"Karena ada batu bara yang punya sifat tertentu seperti mudah terbakar, ini juga sudah kami petakan. Rekomendasi ini sudah kami sampaikan ke Bappenas," ujarnya.
Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono mengungkapkan, terdapat dua potensi yang dikaji pihaknya terkait IKN Nusantara, yaitu potensi kebencanaan dan potensi sumber daya alam (SDA).
Baca Juga: Mayoritas Pakai Duit APBN, Ibu Kota Baru Dibangun sampai 2045
"Dari sisi kebencanaan seperti gerakan tanah, daerah Kalimantan relatif stabil. Rekor seismik di sana memang jarang," jelas Eko dalam konferensi pers, Jumat (21/1/2022).
Namun, dia mengakui ada beberapa patahan di daerah tersebut. Patahan ini, kata dia, kerap menjadi penyebab terjadinya gempa sehingga perlu dilihat lagi apakah berpotensi mengganggu atau tidak. "Tapi (dari studi kami), ini tidak terlalu signifikan," ujarnya.
Sementara dari sisi SDA, lanjut dia, juga sudah dilakukan studi terkait dengan stabilitas tanah hingga kondisi air tanah. Kalimantan juga terkenal memiliki sumber daya energi seperti batu bara yang melimpah. Pihaknya juga sudah mengkaji sebaran batu bara di daerah tersebut.
"Karena ada batu bara yang punya sifat tertentu seperti mudah terbakar, ini juga sudah kami petakan. Rekomendasi ini sudah kami sampaikan ke Bappenas," ujarnya.
Lihat Juga :