Perusahaan Baja Pelat Merah Kena Sindir Pengusaha Swasta
Minggu, 23 Januari 2022 - 16:35 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini juga ditunjukkan dengan kinerja sektor industri logam dan baja yang juga mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Dia mengungkapkan, saat ini aktivitas sektor industri baja nasional mulai bangkit kembali bahkan pada tahun 2021 utilisasi industri logam di dalam negeri mengalami pemulihan.
Berdasarkan data Direktorat Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian, target substitusi impor di sektor industri logam saat ini dapat tercapai.
"Bahkan target penurunan nilai impor pada tahun 2021 sebesar 22% dapat dicapai. Realisasi penurunannya adalah 24,98% (dari baseline tahun 2019)," ucap Rainer.
Baca juga: Helikopter Serang Baru AD Inggris Bisa Deteksi 256 Potensi Ancaman Sekaligus
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat di kuartal III sektor industri logam dengan HS 72-73 ini mampu tumbuh diatas 9,82%. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan surplus USD6,1 Miliar dibanding jumlah impor baja di Indonesia.
Berdasarkan data Direktorat Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian, target substitusi impor di sektor industri logam saat ini dapat tercapai.
"Bahkan target penurunan nilai impor pada tahun 2021 sebesar 22% dapat dicapai. Realisasi penurunannya adalah 24,98% (dari baseline tahun 2019)," ucap Rainer.
Baca juga: Helikopter Serang Baru AD Inggris Bisa Deteksi 256 Potensi Ancaman Sekaligus
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat di kuartal III sektor industri logam dengan HS 72-73 ini mampu tumbuh diatas 9,82%. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan surplus USD6,1 Miliar dibanding jumlah impor baja di Indonesia.
(uka)
Lihat Juga :