IHSG Hari Ini Dibuka Kembali Melemah, Asing Terpantau Lepas BBCA hingga ANTM
Selasa, 25 Januari 2022 - 09:39 WIB
loading...
IHSG hari ini dibuka melemah pada perdagangan Selasa (25/1/2022). Sejalan dengan koreksi market, investor asing terpantau melakukan net-sell secara akumulatif sebesar Rp38,28 miliar di awal pembukaan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini dibuka melemah pada perdagangan Selasa (25/1/2022). Hingga pukul 09:01 WIB, IHSG bergerak di bawah level penutupan kemarin sebesar 39,27 poin atau -0,59% di level 6.615,89. Adapun ini merupakan hari kedua IHSG dibuka di zona merah pekan ini.
Baca Juga: Pantau Saham Pilihan Hari Ini Saat IHSG Diprediksi Bergerak di Kisaran 6.606-6.743
Pada pembukaan awal, terdapat 131 saham menguat, 165 saham melemah, dan 195 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp272,73 miliar dari 365,72 juta lembar saham yang diperdagangkan.
Menyusul IHSG, indeks LQ45 tertekan -0,86% ke 941,28, indeks JII turun -0,60% ke 556,85, indeks IDX30 anjlok -0,88% ke 503,38, dan indeks MNC36 merosot -0,89% ke 318,48.
Sejalan dengan koreksi market, investor asing terpantau melakukan net-sell secara akumulatif sebesar Rp38,28 miliar di awal pembukaan. Penjualan asing di pasar reguler antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp39,8 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp2,9 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp2,6 miliar.
Baca Juga: Pantau Saham Pilihan Hari Ini Saat IHSG Diprediksi Bergerak di Kisaran 6.606-6.743
Pada pembukaan awal, terdapat 131 saham menguat, 165 saham melemah, dan 195 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp272,73 miliar dari 365,72 juta lembar saham yang diperdagangkan.
Menyusul IHSG, indeks LQ45 tertekan -0,86% ke 941,28, indeks JII turun -0,60% ke 556,85, indeks IDX30 anjlok -0,88% ke 503,38, dan indeks MNC36 merosot -0,89% ke 318,48.
Sejalan dengan koreksi market, investor asing terpantau melakukan net-sell secara akumulatif sebesar Rp38,28 miliar di awal pembukaan. Penjualan asing di pasar reguler antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp39,8 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp2,9 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp2,6 miliar.
Lihat Juga :