Ekspor ke India Terganggu Covid-19, Antam Bidik Pasar Eropa
Kamis, 11 Juni 2020 - 20:04 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, karena pemerintah sudah melarang ekspor bijih nikel, Antam fokus memproduksi nikel menjadi feronikel di smelter Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Untuk pasar-pasar lama yang menjadi tujuan ekspor seperti China, Korea, dan Jepang tetap dipertahankan.
Hingga kuartal I 2020, Antam telah memproduksi feronikel sebanyak 6.315 ton nikel dalam feronikel dengan penjualan sebanyak 6.379 ton. Sedangkan produksi nikel mencapai 628.8213 metrik ton.
Untuk produksi emas, hingga akhir Maret 2020 telah diproduksi sebanyak 446 kilogram dengan penjualan mencapai 5.097 kilogram. Produksi perak mencapai 3.750 kilogram dengan penjualan sebanyak 2.340 kilogram. Sedangkan produksi bauksit sebanyak 330.384 metrik ton. Untuk penjualan di periode yang sama mencapai 128.386 metrik ton.
Hingga kuartal I 2020, Antam telah memproduksi feronikel sebanyak 6.315 ton nikel dalam feronikel dengan penjualan sebanyak 6.379 ton. Sedangkan produksi nikel mencapai 628.8213 metrik ton.
Untuk produksi emas, hingga akhir Maret 2020 telah diproduksi sebanyak 446 kilogram dengan penjualan mencapai 5.097 kilogram. Produksi perak mencapai 3.750 kilogram dengan penjualan sebanyak 2.340 kilogram. Sedangkan produksi bauksit sebanyak 330.384 metrik ton. Untuk penjualan di periode yang sama mencapai 128.386 metrik ton.
(akr)
Lihat Juga :