alexametrics

Transaksi emas sepi, pedagang beralih perak

loading...
Transaksi emas sepi, pedagang beralih perak
ilustrasi Foto: Koran Sindo
A+ A-
Sindonews.com- Transaksi penjualan emas yang terus menurun membuat pedagang mulai beralih berjualan perhiasan perak. Pasar perak saat ini dinilai lebih menjanjikan.

Ketua Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (APEPI) Kota Semarang, Bambang Yuwono mengatakan, semakin sepinya minat beli emas memaksa sejumlah toko emas di Semarang untuk beralih menjual perhiasan perak.

Apalagi tren perhiasan perak kini terus meningkat lantaran harga yang murah sekitar Rp20 ribu per gram,model yang bervariasi,bentuk seperti emas, dan bisa dijual kembali,“Dari sekitar 90 toko emas di Kota Semarang, sedikitnya 10 persen diantaranya sudah beralih menjual perhiasan perak,”katanya,kemarin.



Sementara itu, harga emas seusai Lebaran menunjukkan tren peningkatan.Pada Selasa 28 Agustus 2012 kemarin harga emas dengan kadar 24 karat atau 99 persen mencapai Rp501 ribu per gram. Menurutnya,kenaikan harga emas ini terjadi seiring melonjaknya harga emas dunia. Namun begitu, harga yang terjadi masih lebih rendah dibandingkan pekan lalu yang sempat mencapai Rp505 ribu/gram.

“Kalau sebelum Lebaran,harga perhiasan emas 24 karat masih sekitar Rp490 robi per gram, dan mulai naik setelah masa Lebaran ini,” katanya. Untuk harga perhiasan emas 75 persen jika sebelum Lebaran senilai Rp430 ribu per gram, kini naik menjadi Rp450 ribu per gram. Begitu pula emas 42 persen, naik menjadi Rp260 persen per gram dari sebelum Lebaran hanya Rp240 persen per gram.

Terkait permintaan emas, Bambang yang juga pemilik Toko Emas Dewi Sri mengaku, sejak menjelang Lebaran hingga kini masih relatif stabil. Bahkan, dari sisi omzet, dibandingkan masa Lebaran tahun lalu cenderung menurun sekitar 10 persen.
(and)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak