alexametrics

Carrefour menaruh harapan pada Chairul Tanjung

loading...
Carrefour menaruh harapan pada Chairul Tanjung
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - PT Carrefour Indonesia, salah satu hipermarket terbesar di Indonesia ini berkomitmen menggandeng pengusaha lokal untuk menyumbang ekonomi di Tanah air. Salah satunya dengan "Anak Singkong", julukan baru untuk Chairul Tanjung.

"Komitmen kami sebagai penyumbang ekonomi dan penyumbang tenaga kerja di Tanah Air. Carrefour akan membuat komitmen dengan pengusaha lokal yakni Chairul Tanjung," ungkap Head Of Public Affairs Carrefour Indonesia, Satria Hamid di Jakarta, Selasa (4/9/2012).

Seperti diketahui, Chairul Tanjung telah menguasai saham Carrefour sebesar 40 persen. Sementara 39 persen dikendalikan oleh Carrefour SA, Carrefour Nederland BV sebesar 9,5 persen, dan Onesia BV sebesar 11,5 persen.



Di samping itu, ditambahkannya, Carrefour Indonesia juga membantu mendistribusikan produk secara nasional. "Serta melalui sektor rill memberikan harga-harga kebutuhan pokok masyarakat dengan harga terjangkau sehingga dapat menekan laju inflasi di Indonesia," tukasnya.

Carrefour Indonesia, lanjut Satria, juga mempunyai cara-cara tersendiri dalam menyiasati persaingan hipermarket di Indonesia. Adapun Carrefour Indonesia akan terus memodernisasi sesuai perkembangan zaman dan ritel saat ini. "Carrefour Indonesia akan selalu memperhatikan kebutuhan-kebutuhan masyarakat di Indonesia," tuturnya singkat.

Sekadar informasi, Carrefour sudah beroperasi di 83 gerai dan tersebar di 28 kota/kabupaten di Indonesia. 72 juta pelanggan tercatat telah mengunjungi Carrefour di 2010, atau naik dari 62 juta pelanggan di tahun sebelumnya. Dalam menunjang jumlah pelanggan maka Carrefour sendiri menawarkan lebih dari 40 ribu produk.

Carrefour hadir di Indonesia sejak 1996. Sebagai bagian dari perusahaan Global, PT Carrefour Indonesia berusaha untuk memberikan standar pelayanan kelas dunia dalam industri ritel Indonesia.

Diberitakan sebelumnya, Carrefour membukukan kerugian laba pada semester I-2012 ini akibat terimbas ekonomi global yang sedang terguncang, PT Carrefour Indonesia mengaku tidak akan pergi dari Indonesia.

Seperti diketahui, Carrefour Prancis akan memangkas pekerjanya dan Carrefour Singapura telah angkat kaki dari Singapura. "Sudah jelas tidak akan hengkang dari Indonesia, karena Carrefour mempunyai komitmen sebagai penyumbang ekonomi di Tanah Air," tegas Head Of Public Affairs Carrefour Indonesia Satria Hamid, Selasa (4/9/2012).

Sebelumnya, peritel terbesar kedua di dunia setelah Walmart ini membukukan kerugian laba pada semester I-2012 ini. Kerugian tersebut tercatat sebesar 31 juta euro atau setara USD38.782.383 dari 249 juta euro atau USD311.510.110.

Dilansir dari Straits Times, Jumat 31 Agustus 2012, pendapatan grup perusahaan asal Prancis ini juga merosot 8,2 persen menjadi 769 juta euro atau setara USD962,053 juta.

Pelemahan tersebut lebih baik daripada prediksi analis sebelumnya yang memperkirakan penurunan pendapatan mencapai 681,6 juta euro. Sedangkan untuk penjualan semester I-2012 juga turun 0,9 persen ke 38,83 miliar euro atau setara USD48,57 miliar.
(gpr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak