Menanti Minyak Goreng Rp14.000 yang Tak Pasti, Pedagang: Percuma Murah Tapi Langka
Jum'at, 28 Januari 2022 - 14:41 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, pedagang lainnya, Sugeng (50) menuturkan bahwa kebijakan menyubsidi harga minyak di tengah situasi sulit adalah jalan yang tepat. Namun, yang dia pun menyayangkan penyebarannya yang belum merata.
"Bagus sebenarnya buat bantu rakyat kecil. Tapi sebarannya belum rata. Saya saja belum dapat minyak goreng murah. Di sini saja masih harga lama. Di agen-agen juga masih pada mahal," bebernya.
Dia pun berharap ketersediaan minyak goreng bisa benar-benar dipastikan. Pasalnya, realita di lapangan minyak goreng langka dan harganya masih tingg.
Lebih lanjut, Sugeng juga mendukung kebijakan HET minyak goreng namun tetap harus diimbangi dengan ketersediaan barang di lapangan.
"Saya dukung, itu bagus. Rakyat kecil seperti pedagang-pedagang jadi kebantu. Tapi dipikirkan juga barang-barang kami yang ada di toko gimana kalau harganya murah tapi di kami masih mahal. Kalau saya jualin di patokan harga yang baru, sayanya rugi," ucapnya.
"Bagus sebenarnya buat bantu rakyat kecil. Tapi sebarannya belum rata. Saya saja belum dapat minyak goreng murah. Di sini saja masih harga lama. Di agen-agen juga masih pada mahal," bebernya.
Dia pun berharap ketersediaan minyak goreng bisa benar-benar dipastikan. Pasalnya, realita di lapangan minyak goreng langka dan harganya masih tingg.
Lebih lanjut, Sugeng juga mendukung kebijakan HET minyak goreng namun tetap harus diimbangi dengan ketersediaan barang di lapangan.
"Saya dukung, itu bagus. Rakyat kecil seperti pedagang-pedagang jadi kebantu. Tapi dipikirkan juga barang-barang kami yang ada di toko gimana kalau harganya murah tapi di kami masih mahal. Kalau saya jualin di patokan harga yang baru, sayanya rugi," ucapnya.
(ind)
Lihat Juga :