Hadapi Kompetisi Dunia, Jokowi: Kita Sedang Bekerja Keras Mengawal Transformasi Besar
Sabtu, 29 Januari 2022 - 14:25 WIB
loading...
A
A
A
Jokowi menambahkan, saat ini pemerintah juga melakukan hilirisasi antara lain di sektor pertambangan, minyak, dan gas. Menurutnya hilirisasi tersebut dilakukan untuk memberikan nilai tambah yang besar di Indonesia, untuk membuka lapangan kerja, dan sekaligus untuk menghemat devisa.
"Saya kira sudah tidak zamannya lagi yang sejak zaman VOC kita selalu mengirim, mengekspor bahan-bahan mentah yang nilai tambahnya dinikmati negara lain," tuturnya.
Baca Juga: Optimistis Tatap Masa Depan Industri Digital, Nadiem: Generasi Muda Kreatif Berlimpah Ruah
Di samping itu, transformasi ekonomi digital juga tidak luput dari perhatian pemerintah. Menurutnya Indonesia diperkirakan memiliki potensi ekonomi digital pada tahun 2025 sekitar USD124 miliar.
"Kita juga telah memiliki 2.229 startup, kita memiliki 1 decacorn dan 8 unicorn, dan sudah ada 8,4 juta UMKM kita yang dalam lima tahun ini sudah masuk platform digital untuk menjual produknya, dan dipastikan data ini akan terus bertambah," katanya.
"Saya kira sudah tidak zamannya lagi yang sejak zaman VOC kita selalu mengirim, mengekspor bahan-bahan mentah yang nilai tambahnya dinikmati negara lain," tuturnya.
Baca Juga: Optimistis Tatap Masa Depan Industri Digital, Nadiem: Generasi Muda Kreatif Berlimpah Ruah
Di samping itu, transformasi ekonomi digital juga tidak luput dari perhatian pemerintah. Menurutnya Indonesia diperkirakan memiliki potensi ekonomi digital pada tahun 2025 sekitar USD124 miliar.
"Kita juga telah memiliki 2.229 startup, kita memiliki 1 decacorn dan 8 unicorn, dan sudah ada 8,4 juta UMKM kita yang dalam lima tahun ini sudah masuk platform digital untuk menjual produknya, dan dipastikan data ini akan terus bertambah," katanya.
Lihat Juga :