China Protes Pengeboran Minyak di Natuna, Kepala SKK Migas: Jalan Terus!
Rabu, 02 Februari 2022 - 19:45 WIB
loading...
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Natuna menyimpan sumber migas yang diperebutkan negara lain. China, salah satu negara yang melakukan klaim sepihak atas wilayah tersebut. Pemerintah China bahkan melayangkan protes ke Kementerian Luar Negeri Indonesia mengklaim bahwa pengeboran minyak RI bersinggungan dengan wilayahnya.
Namun protes Beijing tersebut tak perlu dihiraukan. Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto menegaskan bahwa kegiatan eksplorasi migas di Laut Natuna harus terus berjalan.
"Eksplorasi di Natuna harus jalan terus. Di situlah cara kita Indonesia bisa mengibarkan bendera kita tetap berkibar. Tentu mereka melihat ke sana karena ada yang menarik di sana," ujar Dwi Soetjipto saat RDP bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (2/2/2022).
Baca Juga: Natuna Kerap Diusik China Diduga Penyebab Indonesia Ingin Beli 50 Kapal Perang
Pihaknya terus mendorong agar Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tetap melakukan kegiatan eksplorasi di Natuna. "Eksplorasi jalan terus, oleh Premier Oil dan sudah ada temuan. Sudah maju dengan Plan of Development, kita harapkan project-nya bisa jalan," kata Dwi.
Namun protes Beijing tersebut tak perlu dihiraukan. Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto menegaskan bahwa kegiatan eksplorasi migas di Laut Natuna harus terus berjalan.
"Eksplorasi di Natuna harus jalan terus. Di situlah cara kita Indonesia bisa mengibarkan bendera kita tetap berkibar. Tentu mereka melihat ke sana karena ada yang menarik di sana," ujar Dwi Soetjipto saat RDP bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (2/2/2022).
Baca Juga: Natuna Kerap Diusik China Diduga Penyebab Indonesia Ingin Beli 50 Kapal Perang
Pihaknya terus mendorong agar Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tetap melakukan kegiatan eksplorasi di Natuna. "Eksplorasi jalan terus, oleh Premier Oil dan sudah ada temuan. Sudah maju dengan Plan of Development, kita harapkan project-nya bisa jalan," kata Dwi.
Lihat Juga :