Konsensus Analis Prediksi Pendapatan LPKR Bertumbuh di 2022

Kamis, 03 Februari 2022 - 00:41 WIB
loading...
Konsensus Analis Prediksi...
Berdasarkan data konsensus analis di Bloomberg, LPKR disebut akan membukukan peningkatan pendapatan menjadi Rp14,93 triliun pada 2022.
A A A
JAKARTA - Konsensus analis memprediksikan kinerja PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) pada 2022 akan terus mengalami peningkatan setelah bertumbuh pada 2021. Berdasarkan data konsensus analis di Bloomberg pada Jumat (28/1/2022), LPKR disebut akan membukukan peningkatan pendapatan menjadi Rp14,93 triliun pada 2022.

Estimasi pendapatan tersebut naik dari proyeksi pendapatan pada 2021 yang sebesar Rp13,82 triliun dan realisasi pada 2020 yang senilai Rp11,96 triliun. Data konsensus analis yang sama juga menyatakan bahwa LPKR diperkirakan akan membukukan EBITDA sebesar Rp3,78 triliun dengan laba bersih Rp75,96 miliar pada 2022.

(Baca juga:Kinerja SILO Diprediksi Meningkat di 2022, LPKR Terimbas Positif)

Dalam kesempatan terpisah, analis Ciptadana Sekuritas Yasmin Soulisa juga memprediksi LPKR mampu menumbuhkan pendapatan menjadi Rp17,1 triliun pada 2022, dengan perolehan laba bersih Rp233 miliar. “Pendapatan LPKR turut ditopang penjualan apartemen dan rumah tapak yang sudah dibangun. Diperkirakan LPKR memiliki persediaan properti Rp1,2 triliun,” jelasnya dalam riset tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/2/2022), CEO LPKR John Riady menyampaikan bahwa pada tahun ini, LPKR optimistis mampu kembali meningkatkan kinerja bisnis propertinya. LPKR menargetkan pra penjualan tahun 2022 mencapai Rp5,2 triliun, naik 5% dari realisasi Rp4,96 triliun pada tahun 2021.

(Baca juga:Turut Kembangkan Ekonomi Digital, LPKR Berkolaborasi dengan Gojek)

Untuk mendukung pencapaian target pra penjualan tersebut, LPKR berencana untuk terus meluncurkan klaster baru produk rumah tapak baru dengan harga terjangkau. Selain itu juga melakukan penetrasi pasar yang lebih luas ke segmen high income dan apartemen mid-rise, serta meningkatkan permintaan terhadap unit apartemen siap huni.

“Kami melihat industri properti memiliki prospek cerah untuk pertumbuhan berkesinambungan. Ke depan, sektor properti masih sangat prospektif mengingat rasio kepemilikan rumah yang masih rendah di Indonesia. Pendapatan per kapita masyarakat yang semakin meningkat dan fasilitas perbankan untuk pembiayaan kepemilikan rumah dengan bunga yang terjangkau membuat bisnis properti juga semakin bertumbuh,” katanya.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Ketika Sampah Menjadi...
Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya, Strategi Sirkular Lippo Karawaci
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
Buka Cabang Semarang,...
Buka Cabang Semarang, Linktown Bidik Penjualan Rp500 Miliar per Tahun di Jateng
Nusron Wahid Bicara...
Nusron Wahid Bicara Potensi JK Menang di Sengketa Lahan: 70 Persen tapi Nggak Menjamin
Program Cahaya Desa,...
Program Cahaya Desa, Lippoland Salurkan 1.000 Lampu di 8 Desa Wilayah Cikarang
Mochtar Riady: Siloam...
Mochtar Riady: Siloam Bakal Jadi Hospital AI Pertama di Indonesia
Rekomendasi
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved