Berang Lihat Pesawat Susi Air Dikeluarkan Paksa Oleh Satpol PP, Pengamat: Bukan Ranahnya!

Kamis, 03 Februari 2022 - 23:10 WIB
loading...
Berang Lihat Pesawat...
Ilustrasi pesawat Susi Air. Foto/Dok SINDOnews/Ali Masduki
A A A
JAKARTA - Pengamat Penerbangan Alvin Lie menyesalkan kejadian yang menimpa pesawat Susi Air yang dikeluarkan paksa dari hanggar Malinau di Kalimantan Utara (Kaltara) oleh petugas Satpol PP. Pasalnya, hal itu tidak sesuai kompetensi dan berisiko merusak kondisi pesawat.

Menurut Alvin, apa pun masalahnya seharusnya Satpol PP tidak berwenang untuk menarik dan mengeluarkan pesawat secara paksa karena dinilai tak memiliki sertifikasi dan kompetensi yang sesuai.

“Apa pun masalahnya, yang saya sesalkan adalah orang yang mengeluarkan pesawat dari hanggar oleh orang-orang yang tidak tersertifikasi dalam mengeluarkan pesawat atau tidak kompeten lah, bukan orang-orang yang seharusnya,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI), Kamis (3/2/2022).

Baca juga: Pemda Malinau Buka Suara Soal Susi Air yang Dikeluarkan Paksa dari Hanggar

Alvin menilai apa yang telah dilakukan oleh sejumlah gabungan dari tim Satpol PP bukan cara yang baik dan justru dapat menimbulkan risiko kerusakan terhadap badan atau bagian dari pesawat.

“Itu nggak baik. Makanya saya lihat dari video beredar itu bukan cara yang baik sesuai prosedur apalagi pesawat tersebut sedang dilakukan perbaikan dan perawatan, ada yang baling-balingnya sedang dicopot dan mesinnya dicopot, itu caranya bukan begitu,” tandasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Alvin Lie Sebut Pesawat...
Alvin Lie Sebut Pesawat Tua Bukan Berarti Tidak Aman, Ini Penjelasannya
Beban Biaya Perawatan...
Beban Biaya Perawatan Tinggi, Jumlah Pesawat Beroperasi di RI Kian Menyusut
Pelita Air Hadirkan...
Pelita Air Hadirkan Pengalaman Belanja Produk UMKM di Dalam Pesawat
Susi Pudjiastuti Ditunjuk...
Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komut Independen bank bjb
Pemerintah Bidik Dampak...
Pemerintah Bidik Dampak Ekonomi Rp11,8 T dari Pembebasan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Insiden Pesawat di Nunukan,...
Insiden Pesawat di Nunukan, Pertamina Siapkan Armada Pengganti Amankan Pasokan BBM
KPK Panggil Kepala Satpol...
KPK Panggil Kepala Satpol PP Cilacap terkait Kasus Pemerasan Bupati Syamsul Aulia Rachman
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Rekomendasi
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Berita Terkini
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved