Kepala BKPM Kesulitan Tarik Investor Asing di Tengah Pandemi Corona

Kamis, 23 April 2020 - 19:25 WIB
loading...
Kepala BKPM Kesulitan...
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut bahwa pihaknya tidak dapat berbuat banyak terkait kebijakan pemberian insentif kepada investor termasuk investor asing. Foto/Dok
A A A
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut bahwa pihaknya tidak dapat berbuat banyak terkait kebijakan pemberian insentif kepada investor termasuk investor asing. Tercatat Penanaman modal asing (PMA) pada triwulan pertama 2020 turun 9,2%, menjadi Rp 98 triliun dibandingkan triwulan pertama 2019 sebesar Rp 107,9 triliun.

"Sudah ada PMK-nya, jadi kami tidak bisa membuat satu formulasi baru terhadap presentasi atau lamanya dari pemberian insentif," ujar Bahlil dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) virtual dengan Komisi VI DPR, Kamis (23/4/2020).

Sambung dia menambahkan, sejak dirinya menjabat Kepala BKPM dan mendapat pelimpahan kewenangan untuk insentif fiskal tersebut, setidaknya sudah ada 114 pengusaha yang memanfaatkan fasilitas tax holiday.

"Saya sangat setuju juga bahwa kalau seandainya insentif fiskal hanya satu-satunya cara untuk kita merayu pengusaha atau investor asing saya pikir tidak elegan, tapi harus ada formulasi-formulasi lain termasuk tenaga kerja," kata dia.

Mantan ketua umum Hipmi ini mengkisahkan, dalam setiap deal investasi antara BKPM dengan investor asing, dirinya selalu memasukkan klausul tenaga kerja yang lebih banyak dari Indonesia dibanding asing.

"Kalau tenaga kerjanya lebih banyak diambil asing saya tidak gubris, saya tidak proses. Saya sampai pernah debat sama Amazon, ketika Amazon tidak mau melakukan kerja sama, mohon maaf pak, saya minta dia untuk keluar dari ruangan saya sebagai wujud kecintaan saya terhadap negara dan rakyat Indonesia," terang Bahlil.

Ia juga menjelaskan pihaknya akan memaksimalkan potensi investasi dari penanaman modal dalam negeri (PMDN). "Kami mengubah strategi agar realisasi investasi berjalan, dengan, bagaimana memaksimalkan potensi realisasi investasi yang ada di dalam negeri sendiri," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Investasi Asing Lebih...
Investasi Asing Lebih Pilih Malaysia, Singapura, dan Vietnam daripada Indonesia
Porsi Investasi Asing...
Porsi Investasi Asing Cuma 1,8%, Ekonom: Perizinan Masih Berlarut-larut
Qavah Group Fasilitasi...
Qavah Group Fasilitasi Ekspansi Investor China ke Pasar Indonesia
Puji Ritel Asal Korea,...
Puji Ritel Asal Korea, BPJPH: Investasi Asing Justru Peduli Aturan Halal
Ajak Pengusaha Jepang...
Ajak Pengusaha Jepang Berinvestasi, Presiden Prabowo Pamer Peran Vital Satgas Debottlenecking
Investasi Jepang Rp370...
Investasi Jepang Rp370 Triliun Bakal Guyur Indonesia, Sektor Apa Saja?
Perkuat Investasi Daerah...
Perkuat Investasi Daerah BRI Jalin Kolaborasi dengan BP Batam, BKPM dan Kementerian UMKM
Kawasan Ekonomi Khusus...
Kawasan Ekonomi Khusus sebagai Katalis Ekonomi Nasional
15 Hari Maraton Diplomasi,...
15 Hari Maraton Diplomasi, Prabowo Pulang Bawa Investasi dan Kesepakatan Strategis
Rekomendasi
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Berita Terkini
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved