Obat Covid Melimpah, Pengusaha Farmasi: Mau Diapakan Usai Pandemi?

Senin, 07 Februari 2022 - 10:24 WIB
loading...
Obat Covid Melimpah,...
Obat Covid-19 melimpah tapi tidak terpakai. FOTO/ANTARA
A A A
JAKARTA - Gabungan Perusahaan (GP) Farmasi Indonesia mempertanyakan terkait obat Covid-19 yang saat ini melimpah ruah tapi banyak yang tidak terpakai. Himpunan perusahaan farmasi itu pun mempertanyakan obat-obatan tersebut akan dikemanakan apabila pandemi berakhir.

"Anggota kami ini sudah mulai ribut pak, ini kalau nyatanya tidak terpakai, dan telah tersedia demikian banyak. Kita ingin pandemi ini menurun pak, selanjutnya obat-obatan ini mau dikemanakan?" ujar Ketua Umum GP Farmasi Tirto Kusnadi saat Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta seperti dikutip, Senin (7/2/2022).

Baca Juga: Hadapi Gelombang 3, Stok Obat Covid-19 di Indonesia Cukup

Dia mengatakan anggota perusahaan GP Farmasi menyimpan stok obat-obatan Covid-19 dalam jumlah sangat besar. Mengingat biaya produksi obat Covid-19 yang begitu besar menjadi pertanyaan apabila obat-obatan tersebut nantinya banyak tidak terpakai. Di sisi lain, pihaknya sudah menyiapkan produksi obat Covid-19 yang begitu banyak.

Baca Juga: Kimia Farma Resmi Kantongi Izin Obat Covid Molnupiravir dari MPP

"Ketersediaan vitamin C, D, E dan Zinc ada 147 juta tablet yang tersedia. Kemudian antivirus Favipiravir tersedia 91 juta tablet. Azithromycin tersedia 11 juta tablet. Remdesivir injeksi tersedia 403.000 vial," jelasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
Rupiah Berantakan Sentuh...
Rupiah Berantakan Sentuh Rp17.500, Pengusaha Cemaskan Kelangsungan Bisnis
Pengusaha Diminta Tak...
Pengusaha Diminta Tak Usah Was-was Soal Pemeriksaan WP Tax Amnesty Jilid II
Jaga Kesehatan Keuangan,...
Jaga Kesehatan Keuangan, Kadin Minta Perbankan Beri Keringanan Bunga Utang ke Pengusaha
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
SwipeRx Sukses Gelar...
SwipeRx Sukses Gelar IPEC 2026 ke-IV, Satukan Lebih dari 1.500 Apoteker dalam Ajang Farmasi Terbesar di Indonesia
Rekomendasi
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Profil Julian Quinones,...
Profil Julian Quinones, Pencetak Gol Pertama di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kelas Menengah Paling...
Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax, Ekonomi Bakal Kehilangan Penopangnya
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved