Fokus Strategi Bisnis, Pemangkasan Direksi Bikin Pertamina Lebih Efisien
Sabtu, 13 Juni 2020 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
Dia memberikan contoh satu di antara anak usaha Pertamina yang memaksa untuk menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) sebelum RUPS induk usahanya. Seharusnya perusahaan induk yang melaksanakan RUPS lebih dulu kemudian disusul oleh anak perusahaan. “Ada anak usaha mau memaksakan RUPS sebelum holding-nya. Seharusnya holding-nya dulu, baru anak perusahaannya supaya policy jelas,” sambung Erick.
Dia menekankan pentingnya konsolidasi oleh perusahaan milik negara dan anak perusahaannya. Kementerian BUMN telah membuat surat edaran bahwa kebijakan-kebijakan dari holding, anak, dan cucu perusahaan harus dikonsolidasikan. (Baca juga: Sehari Ada 13 warga Bogor Raya Positif Covid-19)
Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Fahmy Radhi mendukung langkah Erick Thohir memangkas dewan direksi di PT Pertamina (Persero). Perampingan direksi tersebut dinilai akan membuat Pertamina lebih efisien sehingga fokus sesuai tujuan bisnisnya sebagai holding migas.
“Pemangkasan direksi ini telah sesuai dengan tujuannya sebagai holding. Jadi saya kira tepat karena Pertamina akan lebih sesuai kepada core business dan tentunya akan lebih efisien,” ucapnya.
Keinginan pemerintah agar Pertamina melakukan restrukturisasi perlu direspons secara cepat oleh jajaran direksi baru dan segera melakukan konsolidasi. Restrukturisasi tersebut misalnya menyatukan seluruh anak usaha di hulu migas menjadi bagian dari subholding di bawah holding induk, yaitu Pertamina.
Dia menekankan pentingnya konsolidasi oleh perusahaan milik negara dan anak perusahaannya. Kementerian BUMN telah membuat surat edaran bahwa kebijakan-kebijakan dari holding, anak, dan cucu perusahaan harus dikonsolidasikan. (Baca juga: Sehari Ada 13 warga Bogor Raya Positif Covid-19)
Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Fahmy Radhi mendukung langkah Erick Thohir memangkas dewan direksi di PT Pertamina (Persero). Perampingan direksi tersebut dinilai akan membuat Pertamina lebih efisien sehingga fokus sesuai tujuan bisnisnya sebagai holding migas.
“Pemangkasan direksi ini telah sesuai dengan tujuannya sebagai holding. Jadi saya kira tepat karena Pertamina akan lebih sesuai kepada core business dan tentunya akan lebih efisien,” ucapnya.
Keinginan pemerintah agar Pertamina melakukan restrukturisasi perlu direspons secara cepat oleh jajaran direksi baru dan segera melakukan konsolidasi. Restrukturisasi tersebut misalnya menyatukan seluruh anak usaha di hulu migas menjadi bagian dari subholding di bawah holding induk, yaitu Pertamina.
Lihat Juga :