Industri Manufaktur Dukung Pemerintah Tekan Emisi Karbon

Jum'at, 11 Februari 2022 - 16:40 WIB
loading...
Industri Manufaktur...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indonesia memiliki komitmen besar dalam mitigasi perubahan iklim yang masih harus direalisasikan dalam berbagai kebijakan. Dalam konteks tersebut, kolaborasi dengan sektor industri terus ditingkatkan yang diharapkan dapat berkontribusi terhadap cita-cita Indonesia menjadi negara nol emisi karbon pada 2050.

Perusahaan pun diharapkan memiliki perhatian besar terhadap isu perubahan iklim. Seperti yang saat ini dikerjakan Mowilex Indonesia dengan menerapkan kebijakan ketat mengurangi dampak emisi gas buang.

Sebagai bukti, perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur ini berhasil memproduksi cat dengan kandungan senyawa organik volatil (VOC) dengan level rendah/nol, cat berbasis air, serta cat pelapis bebas timah.

Baca Juga: Wujudkan Pengurangan Emisi Karbon Lewat Toyota Eco Youth

Perusahaan berhasil mengadaptasi formulasi dengan menggunakan bahan baku lokal tanpa mengorbankan kualitas. Tak hanya soal emisi, alternatif tersebut selain mengamankan ketersediaan produk, memberikan harga yang lebih kompetitif akibat gangguan distribusi impor terkait pandemi dan kekurangan bahan baku.

Selain itu juga menggunakan carbon offset dan menghentikan produksi cat kayu dan besi yang menggunakan bahan timbal pada tahun 2019 dan meluncurkan formulasi bebas timbal. Berkat usahanya itu, Mowilex berhasil memperoleh apresiasi dari Frost & Sullivan dengan dianugerahi penghargaan Indonesian Paints and Coatings Enabling Technology Leadership Award 2021.

"Inovasi baru rendah toksisitas serta ramah lingkungan merupakan terobosan perusahaan dengan komitmen yang tinggi untuk menciptakan lingkungan yang sehat," Konsultan Senior Bidang Praktik Bahan Kimia dan Nutrisi Frost & Sullivan Mahendra Chahar, melalui pernyataannya, Jumat (11/2/2022).

Menurut dia praktik manufaktur yang baik, sumber bahan baku berkualitas tinggi, dan mekanisme kontrol kualitas yang kuat, mencerminkan komitmen perusahaan terhadap kualitas. Setiap tahun, Frost & Sullivan memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah mengembangkan teknologi perintis tidak hanya meningkatkan produk saat ini, tetapi juga memungkinkan pengembangan produk dan aplikasi baru.

Baca Juga: Dukung Nol Emisi Karbon, Perusahaan Pembiayaan Juga Ikut Bergerak

Penghargaan dari Frost & Sullivan mengakui perusahaan di berbagai pasar regional dan global karena menunjukkan kinerja unggul dalam kepemimpinan, inovasi teknologi hijau dan pengembangan produk strategis. "Analis industri membandingkan pelaku pasar dan mengukur kinerja melalui wawancara mendalam, analisis, dan penelitian sekunder ekstensif untuk mengidentifikasi praktik terbaik di industri," kata dia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
3 Opsi Sumber Pendapatan...
3 Opsi Sumber Pendapatan Daerah Potensial Selain Pajak Kendaraan Listrik
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Pertumbuhan Industri...
Pertumbuhan Industri dan Kontraksi Listrik Dinilai Masih Rasional
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Forum Bisnis New York,...
Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi
Larangan Truk Sumbu...
Larangan Truk Sumbu 3 saat Momen Lebaran Berpotensi Ganggu Industri Manufaktur
Rekomendasi
Haji Bolot Sempat Tolak...
Haji Bolot Sempat Tolak Pakai Kursi Roda Meski Alami Sesak Napas Hebat
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Berita Terkini
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Infografis
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Satelit China Dukung Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved