Langit Ukraina Tetap Terbuka Jelang Invasi Rusia, Keselamatan Penerbangan Dijamin

Selasa, 15 Februari 2022 - 09:32 WIB
loading...
A A A
Industri perjalanan sendiri masih dihantui oleh memori penerbangan Malaysia Airlines MH17, yang ditembak jatuh saat terbang di dekat zona konflik timur Ukraina pada Juli 2014. Semua 298 penumpang dan awak di dalam penerbangan Amsterdam-Kuala Lumpur tewas seketika.

Pada hari Minggu kemarin, maskapai penerbangan Ukraina, SkyUp mengatakan, penerbangannya dari Portugal ke Kyiv terpaksa mendarat di Moldova setelah perusahaan penyewaan pesawat Irlandia mencabut izin untuk menyeberang ke Ukraina. SkyUp menerangkan, perusahaan leasing Eropa menuntut maskapai Ukraina mengembalikan pesawat mereka ke wilayah udara UE (Uni Eropa) dalam waktu 48 jam.

Dilansir BBC, BBC bahwa British Airways (BA) lebih dulu tidak mengoperasikan penerbangan ke Ukraina selama beberapa tahun, dan tidak menggunakan wilayah udara Ukraina. Tidak jelas berapa lama kebijakan ini berlaku. Seorang pilot BA mengatakan di Twitter pada akhir pekan bahwa waktu penerbangan menjadi lebih lama untuk layanan kargo dari London ke Bangkok karena "geo-politik saat ini".

Sedangkan maskapai Lufthansa Jerman mengatakan sedang mempertimbangkan untuk menghentikan sementara penerbangan ke Ukraina. Namun, Wizz Air mengatakan: "Saat ini, kami tidak membuat perubahan apa pun pada jadwal kami dan semua penerbangan kami dari dan ke Ukraina tetap beroperasi seperti biasa," jelasnya.

"Semua penumpang dengan penerbangan yang dipesan ke dan dari Ukraina disarankan untuk secara teratur memeriksa email mereka untuk informasi lebih lanjut tentang penerbangan yang dipesan," terang pihak Maskapai yang menambahkan, bakal terus memantau situasi dengan cermat.

Baca Juga: Intip Jajaran Orang Terkaya di Rusia, Nomor Satu Punya Harta Rp415,1 Triliun

Data dari layanan pelacakan penerbangan global FlightRadar24 menunjukkan wilayah udara di atas Turki utara, di sisi lain Laut Hitam dari Ukraina, sangat sibuk. Wilayah udara di Rusia tepat di atas perbatasan timurnya dengan Ukraina juga sibuk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
Rekomendasi
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Kenapa BAIC Taruh Setengah...
Kenapa BAIC Taruh Setengah Nasib 2026 di Tangan T1?
Kejagung Tunggu Hasil...
Kejagung Tunggu Hasil Penyidikan Polri soal Penggeledahan Sejumlah Lokasi
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved