Kredit Perbankan Diproyeksi Tumbuh 7,5%, Pembiayaan Resi Gudang Bisa Jadi Ceruk Baru
Selasa, 15 Februari 2022 - 11:43 WIB
loading...
Terkait peningkatan pertumbuhan kredit peruanskan yang diproyeksi tumbuh 7,5%, PT Kliring Berjangka Indonesia mengajak kalangan perbankan masuk ke pembiayaan dalam sistem resi gudang. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beberapa waktu lalu memproyeksikan penyaluran kredit perbankan tahun 2022 tumbuh 7,5% (yoy). Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan pertumbuhan kredit tahun 2021 yaitu sebesar 5,2% (yoy). Terkait peningkatan pertumbuhan kredit tersebut, PT Kliring Berjangka Indonesia mengajak kalangan perbankan masuk ke pembiayaan dalam sistem resi gudang .
Sampai dengan saat ini, beberapa Bank termasuk beberapa Bank Pembangunan Dareah (BPD) telah menyalurkan pembiayaan bagi para pemilik komoditas yang meregistrasikan komoditasnya di sistem resi gudang. KBI sendiri saat ini mengemban tugas dari pemerintah sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang.
“Pembiayaan di sektor Resi Gudang tentunya bisa menjadi alternatif atau ceruk baru bagi kalangan perbankan. Dengan jaminan komoditas yang telah diregistrasi dalam sistem resi gudang, tentunya penyaluran pembiayaan untuk para pemilik resi gudang akan aman, karena jaminan komoditas yang jelas," ucap Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia, Fajar Wibhiyadi dalam keterangannya, Selasa (15/2/2022).
Baca Juga: Dorong Kesejahteraan Petani, Ekosistem Resi Gudang Dibangun dari Hulu ke Hilir
"Kami sebagai Pusat Registrasi tentunya telah melakukan verifikasi atas komoditas yang diregistrasikan ke Sistem Resi Gudang. Terkait besaran pembiayaan yang diberikan, kalangan perbankan bisa memberikan antara 70% - 80% dari total nilai barang yang diregistrasikan ke resi gudang," sambungnya
Sampai dengan saat ini, beberapa Bank termasuk beberapa Bank Pembangunan Dareah (BPD) telah menyalurkan pembiayaan bagi para pemilik komoditas yang meregistrasikan komoditasnya di sistem resi gudang. KBI sendiri saat ini mengemban tugas dari pemerintah sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang.
“Pembiayaan di sektor Resi Gudang tentunya bisa menjadi alternatif atau ceruk baru bagi kalangan perbankan. Dengan jaminan komoditas yang telah diregistrasi dalam sistem resi gudang, tentunya penyaluran pembiayaan untuk para pemilik resi gudang akan aman, karena jaminan komoditas yang jelas," ucap Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia, Fajar Wibhiyadi dalam keterangannya, Selasa (15/2/2022).
Baca Juga: Dorong Kesejahteraan Petani, Ekosistem Resi Gudang Dibangun dari Hulu ke Hilir
"Kami sebagai Pusat Registrasi tentunya telah melakukan verifikasi atas komoditas yang diregistrasikan ke Sistem Resi Gudang. Terkait besaran pembiayaan yang diberikan, kalangan perbankan bisa memberikan antara 70% - 80% dari total nilai barang yang diregistrasikan ke resi gudang," sambungnya
Lihat Juga :