Lewat Toko Mitra Tani, SYL Permudah Warga Cilacap Dapatkan Bahan Pangan
Sabtu, 13 Juni 2020 - 18:37 WIB
loading...
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Foto/Dok.
A
A
A
JAKARTA - Di masa pandemi Covid-19, pertanian menjadi tulang punggung dengan tantangan dan peluangnya yang semakin terbuka. Untuk itu, Presiden Joko Widodo meminta sektor pertanian terus berproduksi untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan ketersediaan dan pasokan yang cukup dengan harga terjangkau sangat penting untuk menjaga stabilitas pangan.
"Pasar Mitra Tani maupun Toko Mitra Tani hadir di tengah masyarakat tidak lain yaitu untuk mengakselerasi penyerapan produksi komoditas pangan dari kelompok tani, sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan berkualitas, segar dengan harga terjangkau," kata SYL di Jakarta, Sabtu (13/6/2020).
SYL mengatakan Toko Mitra Tani adalah stabilizer, hadir bukan sebagai pesaing pasar yang sudah ada. Menurutnya, Toko Mitra Tani yang tersebar hampir di setiap kabupaten dan kota memberikan jaminan harga yang pasti walau ada kenaikan harga di pasar.
"Bukan hanya menjual bahan pangan, toko ini juga menjadi stabilisasi dan media promosi bagi kelompok tani," ujarnya. Baca: Pengembangan Food Estate Demi Jadikan Provinsi Kalteng Lumbung Pangan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan ketersediaan dan pasokan yang cukup dengan harga terjangkau sangat penting untuk menjaga stabilitas pangan.
"Pasar Mitra Tani maupun Toko Mitra Tani hadir di tengah masyarakat tidak lain yaitu untuk mengakselerasi penyerapan produksi komoditas pangan dari kelompok tani, sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan berkualitas, segar dengan harga terjangkau," kata SYL di Jakarta, Sabtu (13/6/2020).
SYL mengatakan Toko Mitra Tani adalah stabilizer, hadir bukan sebagai pesaing pasar yang sudah ada. Menurutnya, Toko Mitra Tani yang tersebar hampir di setiap kabupaten dan kota memberikan jaminan harga yang pasti walau ada kenaikan harga di pasar.
"Bukan hanya menjual bahan pangan, toko ini juga menjadi stabilisasi dan media promosi bagi kelompok tani," ujarnya. Baca: Pengembangan Food Estate Demi Jadikan Provinsi Kalteng Lumbung Pangan
Lihat Juga :