Indonesia Tak Lagi Tergantung Dolar AS, Ini Buktinya
Rabu, 16 Februari 2022 - 17:30 WIB
loading...
Ilustrasi dolar Amerika Serikat. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indonesia terbukti mampu meninggalkan ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pasca diberlakukannya kebijakan penggunaan mata uang lokal. Buktinya, nilai transaksi menggunakan local currency settlement (LCS) terus meningkat seiring bertambahnya jumlah negara mitra.
"Ini akan terus kita tingkatkan di Indonesia, pada tahun 2021 kita mencapai USD2,53 miliar 2021 dan tahun ini kami menargetkan peningkatan 10%," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam webinar side event finance track G20 secara daring, Rabu (16/2/2022).
Baca Juga: China Ajak Negara G20 di Asia Kompak Buang Dolar AS, Apa Untungnya?
Bank Indonesia melaporkan, nilai transaksi LCS Indonesia sepanjang tahun lalu eningkat hingga 217% dibandingkan tahun sebelumnya USD2,53 miliar atau Rp 36,18 triliun. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi memproyeksikan tren penggunaan mata uang lokal akan terus meningkat tahun 2022, apalagi kalau melihat capaian di tahun 2021.
Bank Mandiri mencatat, sejak awal Januari hingga 11 Februari 2022 volume transaksi konversi valas dengan negara lain menggunakan LCS mampu tembus USD122,63 juta per 11 Februari dengan frekuensi sebanyak 895 transaksi.
"Ini akan terus kita tingkatkan di Indonesia, pada tahun 2021 kita mencapai USD2,53 miliar 2021 dan tahun ini kami menargetkan peningkatan 10%," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam webinar side event finance track G20 secara daring, Rabu (16/2/2022).
Baca Juga: China Ajak Negara G20 di Asia Kompak Buang Dolar AS, Apa Untungnya?
Bank Indonesia melaporkan, nilai transaksi LCS Indonesia sepanjang tahun lalu eningkat hingga 217% dibandingkan tahun sebelumnya USD2,53 miliar atau Rp 36,18 triliun. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi memproyeksikan tren penggunaan mata uang lokal akan terus meningkat tahun 2022, apalagi kalau melihat capaian di tahun 2021.
Bank Mandiri mencatat, sejak awal Januari hingga 11 Februari 2022 volume transaksi konversi valas dengan negara lain menggunakan LCS mampu tembus USD122,63 juta per 11 Februari dengan frekuensi sebanyak 895 transaksi.
Lihat Juga :