Edhy Prabowo Resmikan Coral Stock Center di Manado

Sabtu, 13 Juni 2020 - 22:18 WIB
loading...
Edhy Prabowo Resmikan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Foto/Dok.KKP
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Edhy Prabowo meresmikan Coral Stock Center (CSC) Pantai Malalayang di Manado, Sulawesi Utara.

Ia menjelaskan terumbu karang memiliki manfaat yang sangat besar dan beragam, baik manfaat langsung dan manfaat tidak langsung. Apalagi terumbu karang bermanfaat sebagai habitat ikan dan biota lainnya, pariwisata bahari, dan lain-lain.

"KKP berkomitmen untuk mendorong pemanfaatan sumber daya laut untuk kesejahteraan stakeholders kelautan dan perikanan, termasuk sumberdaya terumbu karang ini, namun demikian tetap menjaga prinsip keberlanjutan dan pemanfaatan yang ramah lingkungan," katanya dalam keterangan tertulis tertulis di Jakarta, Sabtu (13/6/2020).

Ditempat yang sama, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) Aryo Hanggono menjelaskan CSC yang diresmikan ini bertujuan menyediakan benih budidaya karang hias, benih kegiatan rehabilitasi karang, serta dapat menjadi destinasi wisata bahari dan pusat pembelajaran karang.

Pembentukan CSC telah diinisiasi oleh KKP sejak tahun 2015 melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar.

"CSC akan menjadi sumber stok bibit terumbu karang untuk kegiatan penanaman atau transplantasi karang sehingga akan mengurangi kegiatan pengambilan karang secara langsung di alam," ujar Aryo. Baca: KKP Lepasliarkan 32.400 Benih Lobster di Perairan Banyuwangi

Aryo mengungkapkan, kegiatan ini didesain secara berkelanjutan dan telah berhasil melakukan pembibitan untuk stock indukan karang transplantasi sebanyak 85 rak per meja transplantasi, 1.360 substrat per spesimen, yang terdiri dari 20 spesies karang yang diambil dari sekitar perairan Pantai Malalayang. Saat ini, tempat itu sudah menjadi destinasi wisata dan dikunjungi oleh wisatawan dalam negeri dan wisatawan asing.

Dalam rangka melindungi, melestarikan dan memanfaatkan sumberdaya karang secara berkelanjutan KKP telah menyusun Rencana Aksi Nasional (RAN) Konservasi Karang Periode I 2017-2021.

Selain itu, KKP akan terus mengejar target luasan kawasan konservasi perairan hingga 32,5 juta hektar atau 10% dari luas perairan Indonesia pada tahun 2030 yang target konservasinya adalah karang.

Aryo berharap, program serupa dapat dikembangkan di daerah lain, baik yang dimotori oleh Unit Pengelola Teknis (UPT) KKP maupun oleh pemerintah daerah. Saat ini KKP bersama Kemenkomar, LIPI dan ITDC juga sedang menggagas pendirian Coral Garden (Kebun Raya Karang) di perairan Nusa Dua Bali dengan potensi area seluas kurang lebih 204 Ha (telah di launching saat Indonesia Coral Reefs Garden (ICRG) 2018 oleh Menkomarves).

"KKP juga akan mendorong pemerintah daerah agar membuat coral park (taman karang) sebagai destinasi pariwisata bahari, sekaligus mendukung program desa wisata bahari (Dewi Bahari)," pungkasnya.

Aryo menambahkan, pemeliharaan dan pemanfaatan lokasi coral stock center pantai Malayang sendiri merupakan kolaborasi dari para pihak, diantaranya Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) Mudung Family, KOMPAK Coral Lestari Malalayang, Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Manado, Korem 131 Santiago, Kokima Diver Center dan Tridacna Diving Club Universitas Samratulangi.

"Semua ini membutuhkan keterlibatan aktif dari berbagai pihak, khususnya masyarakat sekitar sehingga ekosistem terumbu karang dapat terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan," tutupnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
KKP Pastikan Proyek...
KKP Pastikan Proyek Pagar Beton Cilincing Sudah Kantongi Izin
5 Pulau Indonesia Dijual...
5 Pulau Indonesia Dijual di Situs Asing, Salah Satunya Dihargai Rp2,67 Miliar
Dikepret Tarif Trump,...
Dikepret Tarif Trump, KKP Siap Cari Pasar Alternatif
Jaga Pertumbuhan Ekonomi...
Jaga Pertumbuhan Ekonomi Biru, Kadin-KKP Mitigasi Dampak Tarif Trump
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Rekomendasi
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Berita Terkini
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved