Bos Citilink Juliandra Nurtjahjo Dicopot Usai Diperiksa Kejagung, Dewa Kadek Rai Jabat Dirut
Jum'at, 18 Februari 2022 - 09:10 WIB
loading...
Maskapai Citilink melakukan perombakan direksi. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Maskapai penerbangan PT Citilink Indonesia resmi mencopot Juliandra Nurtjahjo dari posisinya sebagai direktur utama (Dirut) perseroan.
Perubahan pengurus berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), salah satunya pergantian Direktur Utama Juliandra Nurtjahjo ke Dewa Kadek Rai.
"Perubahan kepengurusan Perusahaan tersebut selaras dengan fokus kinerja Citilink sebagai bagian dari Garuda Indonesia Group untuk semakin adaptif dan berdaya saing dalam menjawab tantangan kinerja usaha di era kenormalan baru," ujar Komisaris Utama Citilink Prasetio dalam keterangan resminya, Jumat (18/2/2022).
Baca juga: Citilink Dapat Teguran, Otoritas Penerbangan Minta Belasan Pesawat Diperbaiki
Menurut Prasetio, perubahan susunan direksi ini merupakan langkah strategis dalam menjadikan Citilink sebagai maskapai yang lebih inovatif di tengah tantangan pandemi Covid-19 yang berlangsung saat ini.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi dan komisaris yang telah menyelesaikan masa tugasnya, serta kontribusi terbaik yang telah diberikan kepada Citilink sehingga dapat terus tumbuh sebagai salah satu maskapai terkemuka di Indonesia bahkan di tengah tantangan pandemi yang berdampak luar biasa bagi industri penerbangan," tuturnya.
Baca juga: 4 Mantan Komisaris Garuda Indonesia Diperiksa Kejaksaan Agung
Perubahan pengurus berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), salah satunya pergantian Direktur Utama Juliandra Nurtjahjo ke Dewa Kadek Rai.
"Perubahan kepengurusan Perusahaan tersebut selaras dengan fokus kinerja Citilink sebagai bagian dari Garuda Indonesia Group untuk semakin adaptif dan berdaya saing dalam menjawab tantangan kinerja usaha di era kenormalan baru," ujar Komisaris Utama Citilink Prasetio dalam keterangan resminya, Jumat (18/2/2022).
Baca juga: Citilink Dapat Teguran, Otoritas Penerbangan Minta Belasan Pesawat Diperbaiki
Menurut Prasetio, perubahan susunan direksi ini merupakan langkah strategis dalam menjadikan Citilink sebagai maskapai yang lebih inovatif di tengah tantangan pandemi Covid-19 yang berlangsung saat ini.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi dan komisaris yang telah menyelesaikan masa tugasnya, serta kontribusi terbaik yang telah diberikan kepada Citilink sehingga dapat terus tumbuh sebagai salah satu maskapai terkemuka di Indonesia bahkan di tengah tantangan pandemi yang berdampak luar biasa bagi industri penerbangan," tuturnya.
Baca juga: 4 Mantan Komisaris Garuda Indonesia Diperiksa Kejaksaan Agung
Lihat Juga :