Sukseskan Side Events G20, Pemangku Kepentingan Pariwisata Tekankan Disiplin Prokes
Sabtu, 19 Februari 2022 - 10:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Jokowi Sebut Vaksinasi dan Prokes Kunci Mengubah Pandemi Jadi Endemi
Sejumlah prosedur pun harus diikuti oleh pengunjung di antaranya wajib menunjukkan hasil negative PCR/Antigen test bagi pengunjung dari luar Labuan Bajo pada kedatangan di pelabuhan dan bandara (mengisi eHac).
“Kami juga menyediakan peralatan, perlengkapan kebersihan, dan kesehatan (masker, sarung tangan, termometer, kotak obat). Dan selalu memastikan penerapan 3M termasuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada karyawan dan pengunjung,” tuturnya.
Hal itu juga ditunjang dengan berbagai upaya lain di antaranya melakukan disinfektan area public secara berkala dan memastikan penerapan pengaturan kapasitas pengunjung untuk memastikan tidak ada kerumunan.
Di sisi lain BPOLBF juga menyediakan pelayanan reservasi melalui telepon, media sosial, serta pembayaran non-tunai untuk menghindari kerumunan dan kontak fisik. “Tidak kalah penting kami menyediakan asuransi kesehatan dan/atau kecelakaan bagi pengunjung,” imbuhnya.
Sementara dari sisi pengelolaan sampah, BPOLBF mendukung ekonomi sirkular dengan memastikan pengolahan sampah dan limbah cair restoran/rumah makan dilakukan secara tuntas, sehat, dan ramah lingkungan.
Tujuannya agar lingkungan terjaga serta tidak menyebabkan sumber penyebaran baru Covid-19, termasuk penanganan sampah kresek menggunakan mesin pyrolisis
“Langkah-langkah ini yang membuat kami semakin yakin bahwa Labuan Bajo aman dikunjungi karena bersama-sama kita saling menjaga dan mengantisipasi penyebaran Covid-19,” ucapnya.
Terpisah, Director of Sales and Marketing Meruorah Komodo Labuan Bajo Ika Dunn mengamini bahwa angka terinfeksi Covid-19 di Labuan Bajo tergolong rendah. Namun, masyarakat dàn stakeholder harus selalu siaga untuk menekan laju kasus.
“Saat ini pemerintah daerah juga mengantisipasinya dengan menyiapkan antigen gratis kepada semua penumpang yang turun melalui Komodo Airport dan ini berlaku terhadap semua penumpang. Sehingga, apabila ada yang positif maka akan dikarantina di rumah sakit yang sudah disiapkan,” jelas Ika.
Baca juga: Karantina PPLN Jadi 3 Hari, Pengusaha Pariwisata dan Perhotelan Riang Gembira
Sejumlah prosedur pun harus diikuti oleh pengunjung di antaranya wajib menunjukkan hasil negative PCR/Antigen test bagi pengunjung dari luar Labuan Bajo pada kedatangan di pelabuhan dan bandara (mengisi eHac).
“Kami juga menyediakan peralatan, perlengkapan kebersihan, dan kesehatan (masker, sarung tangan, termometer, kotak obat). Dan selalu memastikan penerapan 3M termasuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada karyawan dan pengunjung,” tuturnya.
Hal itu juga ditunjang dengan berbagai upaya lain di antaranya melakukan disinfektan area public secara berkala dan memastikan penerapan pengaturan kapasitas pengunjung untuk memastikan tidak ada kerumunan.
Di sisi lain BPOLBF juga menyediakan pelayanan reservasi melalui telepon, media sosial, serta pembayaran non-tunai untuk menghindari kerumunan dan kontak fisik. “Tidak kalah penting kami menyediakan asuransi kesehatan dan/atau kecelakaan bagi pengunjung,” imbuhnya.
Sementara dari sisi pengelolaan sampah, BPOLBF mendukung ekonomi sirkular dengan memastikan pengolahan sampah dan limbah cair restoran/rumah makan dilakukan secara tuntas, sehat, dan ramah lingkungan.
Tujuannya agar lingkungan terjaga serta tidak menyebabkan sumber penyebaran baru Covid-19, termasuk penanganan sampah kresek menggunakan mesin pyrolisis
“Langkah-langkah ini yang membuat kami semakin yakin bahwa Labuan Bajo aman dikunjungi karena bersama-sama kita saling menjaga dan mengantisipasi penyebaran Covid-19,” ucapnya.
Terpisah, Director of Sales and Marketing Meruorah Komodo Labuan Bajo Ika Dunn mengamini bahwa angka terinfeksi Covid-19 di Labuan Bajo tergolong rendah. Namun, masyarakat dàn stakeholder harus selalu siaga untuk menekan laju kasus.
“Saat ini pemerintah daerah juga mengantisipasinya dengan menyiapkan antigen gratis kepada semua penumpang yang turun melalui Komodo Airport dan ini berlaku terhadap semua penumpang. Sehingga, apabila ada yang positif maka akan dikarantina di rumah sakit yang sudah disiapkan,” jelas Ika.
Baca juga: Karantina PPLN Jadi 3 Hari, Pengusaha Pariwisata dan Perhotelan Riang Gembira
Lihat Juga :