Pemerintah Pastikan Ketegangan Rusia-Ukraina Tak Ganggu Pasokan BBM
Senin, 21 Februari 2022 - 20:12 WIB
loading...
Pengendara motor mengisi BBM di salah satu SPBU. Foto/Dok SINDOnews/Eko Purwanto
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan minyak mentah atau crude di dalam negeri relatif aman menyusul ketegangan Rusia-Ukraina yang meningkat.
Meski ketegangan kedua negara itu memicu kenaikan harga minyak dunia beberapa waktu lalu, dampaknya bagi Indonesia belum signifikan.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan, saat ini mayoritas BBM dan crude yang diimpor Indonesia berasal dari kawasan Timur Tengah dan Afrika.
"Rusia mayoritas tujuan ekspor minyaknya bukan ke Indonesia, tapi ke Eropa dan RRT. Demikian juga gasnya, sebagian besar ekspornya ke Eropa. Sementara Indonesia mengimpor minyak dari Timur Tengah dan Nigeria. Jadi dengan kondisi itu, kami belum merasakan pengaruh yang langsung (ke pasokan BBM dan crude)," paparnya, Senin (21/2/2022).
Baca juga: Pengamat: Penyesuaian Harga BBM Umum Hak Badan Usaha
Meski demikian, lanjut Tutuka, pemerintah terus mengamati dan mencermati kemungkinan terjadinya efek domino dari ketegangan kedua negara tersebut.
"Kalau Rusia tidak langsung berhubungan dengan kita (terkait BBM). Yang bisa berdampak kalau ketegangan ini sampai ke Timur Tengah atau Afrika, itu berdampak supply ke kita," imbuhnya.
Meski ketegangan kedua negara itu memicu kenaikan harga minyak dunia beberapa waktu lalu, dampaknya bagi Indonesia belum signifikan.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan, saat ini mayoritas BBM dan crude yang diimpor Indonesia berasal dari kawasan Timur Tengah dan Afrika.
"Rusia mayoritas tujuan ekspor minyaknya bukan ke Indonesia, tapi ke Eropa dan RRT. Demikian juga gasnya, sebagian besar ekspornya ke Eropa. Sementara Indonesia mengimpor minyak dari Timur Tengah dan Nigeria. Jadi dengan kondisi itu, kami belum merasakan pengaruh yang langsung (ke pasokan BBM dan crude)," paparnya, Senin (21/2/2022).
Baca juga: Pengamat: Penyesuaian Harga BBM Umum Hak Badan Usaha
Meski demikian, lanjut Tutuka, pemerintah terus mengamati dan mencermati kemungkinan terjadinya efek domino dari ketegangan kedua negara tersebut.
"Kalau Rusia tidak langsung berhubungan dengan kita (terkait BBM). Yang bisa berdampak kalau ketegangan ini sampai ke Timur Tengah atau Afrika, itu berdampak supply ke kita," imbuhnya.
Lihat Juga :