Parah! Temuan Ombudsman: Minyak Goreng Langka sampai Papua
Selasa, 22 Februari 2022 - 19:59 WIB
loading...
Minyak goreng masih langka di beberapa daerah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ombudsman RI mengungkapkan kelangkaan minyak goreng terbukti masih ada di sejumlah wilayah Indonesia. Bahkan, kelangkaan terjadi hingga di Papua.
Baca juga: Mendag Lutfi Sedang Selidiki Dugaan Kartel Minyak Goreng, Telat?
"Anggota kami telah melakukan pemantauan langsung pada masing-masing daerah. Dari beberapa informasi yang kami kumpulkan dari daerah dan apa yang kita lihat, minyak goreng itu masih langka," ujar Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, dalam konferensi pers, Selasa (22/2/2022).
Pada kesempatan itu, anggota Ombudsman satu per satu mengungkapkan hasil pantauannya. Sofyan Farid salah satu anggota Ombudsman perwakilan Sulawesi Tengah menyebut, pasokan minyak goreng baik yang premium ataupun sederhana masih kosong di seluruh swalayan.
"Tapi di pasar tradisonal pasokan aman dan harga bisa dikendalikan dengan harga Rp17.500 per liter untuk minyak goreng sederhana, ada juga yang Rp16.500. Ini dibutuhkan operasi pasar. Tapi panic buying masih terjadi seminggu lalu di wilayah Sulawesi Tengah," tambahnya.
Baca juga: Mendag Lutfi Sedang Selidiki Dugaan Kartel Minyak Goreng, Telat?
"Anggota kami telah melakukan pemantauan langsung pada masing-masing daerah. Dari beberapa informasi yang kami kumpulkan dari daerah dan apa yang kita lihat, minyak goreng itu masih langka," ujar Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, dalam konferensi pers, Selasa (22/2/2022).
Pada kesempatan itu, anggota Ombudsman satu per satu mengungkapkan hasil pantauannya. Sofyan Farid salah satu anggota Ombudsman perwakilan Sulawesi Tengah menyebut, pasokan minyak goreng baik yang premium ataupun sederhana masih kosong di seluruh swalayan.
"Tapi di pasar tradisonal pasokan aman dan harga bisa dikendalikan dengan harga Rp17.500 per liter untuk minyak goreng sederhana, ada juga yang Rp16.500. Ini dibutuhkan operasi pasar. Tapi panic buying masih terjadi seminggu lalu di wilayah Sulawesi Tengah," tambahnya.
Lihat Juga :