Harga Minyak Dunia Melambung Imbas Perang Rusia-Ukraina, Kementerian ESDM Mulai Ketar-ketir
Jum'at, 25 Februari 2022 - 10:47 WIB
loading...
Harga minyak mentah dunia terus melambung hingga tembus USD100 per barel yang mempengaruhi Indonesia Crude Price (ICP) yang kini telah melampaui asumsi APBN 2022. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian ESDM mengatakan, tren harga minyak dunia terus meningkat, berpengaruh terhadap harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) . Tren harga ini akan semakin meningkat seiring dengan eskalasi konflik Rusia-Ukraina .
Baca Juga: Rusia-Ukraina Kontak Senjata, Harga Minyak Mentah Bisa Tembus USD 130 per Barel
ICP yang sejak awal pandemi atau April 2020 berada pada USD20/barel, kini meningkat lebih dari 4 kali lipat hingga mencapai USD85,9/barel per Januari 2022. Di sisi lain, asumsi ICP dalam APBN 2022 hanya sebesar USD63/barel.
"Hari ini sebagaimana diketahui, konflik Rusia dan Ukraina, dan terjadi di tengah pandemi Covid, semakin membuat tren harga minyak yang sudah meningkat, akan semakin meningkat," ungkap Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi, Jumat (25/2/2022).
Agung, menambahkan bahwa harga minyak sudah semakin melambung. Harga minyak Brent sudah tembus di atas USD100 per barel. Di sisi lain asumsi ICP dalam APBN 2022 hanya USD63 per barel.
"Ini terus kita monitor dan perlu menjadi perhatian semua pihak," jelas Agung.
Baca Juga: Ukraina Diserang, Sanksi Ekonomi dari Inggris Menargetkan Bank dan Miliarder Rusia
Baca Juga: Rusia-Ukraina Kontak Senjata, Harga Minyak Mentah Bisa Tembus USD 130 per Barel
ICP yang sejak awal pandemi atau April 2020 berada pada USD20/barel, kini meningkat lebih dari 4 kali lipat hingga mencapai USD85,9/barel per Januari 2022. Di sisi lain, asumsi ICP dalam APBN 2022 hanya sebesar USD63/barel.
"Hari ini sebagaimana diketahui, konflik Rusia dan Ukraina, dan terjadi di tengah pandemi Covid, semakin membuat tren harga minyak yang sudah meningkat, akan semakin meningkat," ungkap Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi, Jumat (25/2/2022).
Agung, menambahkan bahwa harga minyak sudah semakin melambung. Harga minyak Brent sudah tembus di atas USD100 per barel. Di sisi lain asumsi ICP dalam APBN 2022 hanya USD63 per barel.
"Ini terus kita monitor dan perlu menjadi perhatian semua pihak," jelas Agung.
Baca Juga: Ukraina Diserang, Sanksi Ekonomi dari Inggris Menargetkan Bank dan Miliarder Rusia
Lihat Juga :