BPS Sebut Ada Deflasi di Februari, Gara-gara Minyak Goreng?

Selasa, 01 Maret 2022 - 13:04 WIB
loading...
BPS Sebut Ada Deflasi...
Penurunan harga minyak goreng menjadi salah satu sebab deflasi. Foto/ilustrasi
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik ( BPS ) mengumumkan, pada Februari 2022 terjadi deflasi sebesar 0,02%. Deflasi ini dipicu penurunan harga sejumlah komoditas pangan kebutuhan pokok sepanjang periode tersebut yang mendorong penurunan pada indeks harga konsumen (IHK).

Baca juga: China Jadi Pemasok Barang Impor Nonmigas Terbesar di Januari 2022

"Berdasarkan pemantauan BPS di 90 kota pada Februari 2022 terjadi deflasi 0,02% atau terjadi penurunan IHK dari 108,26 pada Janauri 2022 menjadi 108,24 pada Februari 2022," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto, dalam konferensi pers secara daring, Selasa (1/3/2022).

Disebutnya, tingkat inflasi pada Januari hingga Februari 2022 sebesar 0,54% dan tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 2,06%. Setianto menyampaikan penyumbang deflasi karena penurunan harga sejumlah komoditas seperti telur ayam ras, minyak goreng, hingga daging ayam ras.

Setianto juga memaparkan pada Februari 2022, Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional turun sebesar 0,01% terhadap IHPB Januari 2022. Adapun penurunan IHPB terjadi pada sektor pertanian sebesar 1,14%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Rekomendasi
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Berita Terkini
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved