Empati di Tengah Pandemi, Kemenparekraf Gunakan Logo Thoughtful Indonesia

Jum'at, 24 April 2020 - 08:26 WIB
loading...
Empati di Tengah Pandemi,...
Kemenparekraf untuk sementara waktu mengunakan logo Thoughtful Indonesia di masa pandemi Covid-19. Foto/Dok Kemenparekraf
A A A
JAKARTA - Pemerintah selama ini menggunakan branding "Wonderful Indonesia" untuk mempromosikan pariwisata RI di mancanegara. Namun, di masa pandemi Covid-19 ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk sementara waktu mengunakan logo “Thoughtful Indonesia”.

Kendati demikian, Kemenparekraf menegaskan logo tersebut bukan untuk menggantikan branding “Wonderful Indonesia” yang selama ini digunakan sebagai instrumen kampanye pariwisata Indonesia kepada wisatawan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio menjelaskan, “Thoughtful Indonesia” merupakan kontekstual logo yang menyerupai logo "Wonderful Indonesia" agar berhubungan dengan pesan yang ingin disampaikan dalam situasi tanggap darurat Covid-19 ke publik, baik di dalam maupun di luar negeri.

“Banyak pertanyaan yang datang, apakah branding 'Wonderful Indonesia' sudah diganti? Sekali lagi, itu bukan mengganti logo 'Wonderful Indonesia' yang merepresentasikan brand promise institusi dan branding utama kita. Namun, 'Thoughtful Indonesia' ini adalah logo kontekstual yang menyerupai logo Wonderful Indonesia agar related dengan pesan yang kami mau bawa dalam situasi krisis ini," ujar Wishnutama dalam pernyataannya, Kamis (23/4/2020).

Dia melanjutkan, "Thoughtful Indonesia" juga menjadi landasan utama Kemenparekraf untuk menghadirkan program-program yang bijaksana atau thoughtful guna membantu pelaku dan pekerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menghadapi dampak Covid-19.

Wishnutama juga menjelaskan, pihaknya menggunakan logo "Thoughtful Indonesia" untuk menunjukkan empati tertinggi dari sektor pariwisata terhadap kondisi saat ini di tengah pandemi Covid-19. Tidak hanya itu, logo tersebut juga mendapat apresiasi dari publik di Eropa sejak ditetapkannya Covid-19 sebagai pandemi oleh WHO.

“Ini salah satu bagian dari soft promotion juga ke luar, dan kami mendapat laporan bahwa publik di Eropa mengapresiasi hal tersebut. Ini bagian dari kami untuk mengkomunikasikan bahwa kita berempati dengan situasi saat ini dan We are still Wonderful in many ways,” katanya.

Tak hanya pariwisata Indonesia, menurut Wishnutama, banyak merek besar lainnya melakukan perubahan logo kontekstual di masa pandemi. "Jadi kontekstual logo ini sementara digunakan dan strategi ini juga sudah banyak dikenal di dunia internasional," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Libur Lebaran, Serambi...
Libur Lebaran, Serambi MyPertamina Hadir di 19 Titik Jalur Wisata
KPIG Kebut Pengembangan...
KPIG Kebut Pengembangan Lido City, Proyek Pariwisata Terpadu Siap Jadi Mesin Pertumbuhan
Pelatihan Gig Economy...
Pelatihan Gig Economy dan AI Challenge Diluncurkan, Kementerian Ekraf Harap Buka Lapangan Kerja untuk Gen Z
Jasaraharja Putera Dorong...
Jasaraharja Putera Dorong Penguatan Manajemen Risiko Pariwisata lewat FGD Pilot Project 2026
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Rekomendasi
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved