Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya

Rabu, 02 Maret 2022 - 13:00 WIB
loading...
Pedagang Daging Masih...
Sejumlah pedagang daging masih akan mogok berjualan hingga 4 Maret 2022. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia (Jappdi) Asnawi mengungkapkan alasan di balik aksi mogok yang tetap dijalankan para pedagang daging sapi hingga Jumat 4 Maret 2022. Menurutnya, keputusan mogok para pedagang karena menginginkan harga timbang hidup sapi di rentang Rp49.000 hingga Rp52.000.

Baca juga: Harga Daging Sapi Tembus Rp140.000/Kg, Pedagang: Apa Kata Australia, Importir Ikut

"Teman-teman pedagang yang masih libur jualan itu, ada harapan yang ingin mereka capai, yaitu tuntutan mereka ada pada batas angka timbang hidup di posisi harga Rp49.000 dan tertinggi Rp52.000," ungkap Asnawi saat berdialog di IDX Channel, Rabu (2/3/2022).

Asnawami melanjutkan, dari hasil keputusan Kementerian Perdagangan, harga timbang hidup sapi pada posisi terendah Rp53.000, dan tertinggi Rp54.000. Artinya angka itu merupakan hasil yang maksimal karena ketika memberikan angka Rp49.000, otomatis yang diterima importir bukan keuntungan tapi malah kerugian.

"Prinsip dagang itu kan saling menguntungkan. Kalau tuntutan yang berlebihan di posisi angka Rp49.000 dengan perkembangan harga di Australia, bagi teman-teman importir itu sangat tidak mungkin karena barang yang mereka beli sudah sangat tinggi," lanjutnya.

Baca juga: Politikus Azis Samual Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Ketum KNPI

Maka dari itu, menurut Asnawi, apa yang sudah diputuskan oleh Kementerian Perdagangan sudah tepat. Artinya tidak ada pihak yang dirugikan karena harga yang menjadi dasar keputusan pemerintah sudah berdasarkan data.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amran Ancam Cabut Izin...
Amran Ancam Cabut Izin Feedloter dan Distributor yang Bikin Daging Sapi Mahal
Pedagang Daging Jabodetabek...
Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Jualan, Lapak Pasar Kosong Melompong
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
APDI dan Ikappi Minta...
APDI dan Ikappi Minta Pemerintah Turun Tangan Kendalikan Harga Daging
Demi Keringanan Tarif...
Demi Keringanan Tarif Trump, Australia Bakal Cabut Larangan Impor Daging Sapi AS
Ketiga Negara Ini Memproduksi...
Ketiga Negara Ini Memproduksi Daging Sapi Terbanyak di Dunia
Daging Kurban Ternyata...
Daging Kurban Ternyata Setara Whey Protein, Bisa Tingkatkan Massa Otot
Ini Cara Simpan Daging...
Ini Cara Simpan Daging Kurban agar Tidak Alot, Jangan Langsung Masuk Freezer!
Diskriminasi Menahun:...
Diskriminasi Menahun: Daging Sapi Vs Daging Kerbau
Rekomendasi
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Berita Terkini
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved