Demi Keringanan Tarif Trump, Australia Bakal Cabut Larangan Impor Daging Sapi AS

Jum'at, 25 Juli 2025 - 08:32 WIB
loading...
Demi Keringanan Tarif...
Australia akan mencabut pembatasan impor daging sapi dari AS, sebuah hambatan perdagangan yang telah membuat pemerintahan Donald Trump meradang. Foto/Dok Bloomberg
A A A
JAKARTA - Australia akan mencabut pembatasan impor daging sapi dari AS , sebuah hambatan perdagangan yang telah membuat pemerintahan Donald Trump meradang. Daging sapi Amerika secara efektif telah dilarang oleh negara ini - yang memiliki beberapa undang-undang biosekuriti paling ketat di dunia - sejak 2003 setelah terjadi wabah penyakit sapi gila .

Gedung Putih mengutip pembatasan tersebut ketika menjelaskan tarif yang dikenakan pada Australia pada bulan April, dan pihak berwenang AS menanggapi berita tersebut dengan mengatakan bahwa 'terobosan perdagangan besar' ini akan 'Membuat Sektor Pertanian Hebat Lagi'.

Pemerintah Australia membantah bahwa waktu keputusan ini terkait perang dagang, dengan mengatakan bahwa tinjauan yang dilakukan departemen terkait sudah berlangsung selama satu dekade menemukan bahwa AS telah meningkatkan langkah-langkah keamanan daging sapi.

Baca Juga: Siasati Tarif Trump, RI Siap Genjot Pasar Ekspor Eropa dan Australia

Canberra secara teknis mencabut larangan impor untuk daging sapi AS pada tahun 2019, tetapi sapi dari Meksiko dan Kanada tetap masuk dalam daftar hitam. Namun AS baru-baru ini memperkenalkan protokol pelacakan sapi lebih baik, yang memungkinkan pihak berwenang untuk melacak di mana mereka dibesarkan dan merespons dengan lebih efektif dalam kasus wabah penyakit.

Dalam sebuah pernyataan, Menteri Pertanian AS Brooke Rollins mengatakan, bahwa pembatasan tersebut tindakan "konyol" dan menekankan keamanan produk daging sapi negaranya. "Hari-hari di mana petani Amerika dikesampingkan sudah berlalu."

Menteri Pertanian Australia Julie Collins mengutarakan, bahwa departemen tersebut telah melakukan "penilaian ilmiah dan berbasis risiko yang ketat" dan sekarang "puas" bahwa AS sedang mengelola ancaman biosekuritas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Rekomendasi
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
Cing Abdel Sudah Ikhlas...
Cing Abdel Sudah Ikhlas Lepas Temon, Kini Hanya Tersisa Kenangan Lucu
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved