Merek Makanan-Minuman Global Ini Akhirnya Setop Bisnis di Rusia

Rabu, 09 Maret 2022 - 11:39 WIB
loading...
Merek Makanan-Minuman...
Masyarakat Rusia memasuki restoran McDonalds di Moskow, beberapa waktu lalu. Foto/Ilustrasi/REUTERS/Tatyana Makeyeva
A A A
NEW YORK - Merek-merek besar produk makanan dan minuman global ramai-ramai menyetop sementara bisnisnya di Rusia. Hal ini semakin meningkatkan tekanan pada merek global lainnya untuk menghentikan sementara operasinya di Rusia.

Setelah menerima banyak tekanan, Coca-Cola Co dan PepsiCo Inc pada Selasa (8/3) menyatakan bahwa mereka menangguhkan penjualan minuman soda mereka di Rusia.

Baca Juga: Seruan Boikot McDonald's dan Coca-Cola Menggema karena Masih Beroperasi di Rusia

Coca-Cola menyatakan bisnisnya di Rusia dan Ukraina menyumbang sekitar 1% hingga 2% dari pendapatan operasional bersih perusahaan pada tahun 2021. Aksi penutupan gerai juga dilakukan Starbucks Corp. Untuk sementara, rantai gerai kopi global itu menutup ratusan tokonya di Rusia.

Namun, PepsiCo, yang colanya adalah salah satu dari sedikit produk Barat yang diizinkan di Uni Soviet sebelum runtuh, menyatakan akan terus menjual kebutuhan sehari-hari, seperti susu dan produk susu lainnya, susu formula dan makanan bayi, di Rusia.

Penutupan kedai di Rusia juga dilakukan McDonald's Corp yang pada Selasa menyebutkan bahwa perusahaan juga akan menutup sementara 847 restorannya di Rusia, termasuk gerai ikonik yang berlokasi di Pushkin Square. McDonald's menyatakan akan terus membayar gaji kepada 62.000 karyawannya di Rusia.

"Jika mereka memutuskan untuk melakukan sesuatu, maka mungkin yang lain akan mengikuti," kata konsultan waralaba internasional William Edwards, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (9/3/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
Rekomendasi
Kepala Posko PRR Aceh...
Kepala Posko PRR Aceh Apresiasi TNI Bangun Jembatan Gantung di Kampung Reje Payung
Minta Maaf ke Presiden,...
Minta Maaf ke Presiden, Febrie Adriansyah Akan Buktikan Kebenaran Sesuai Fakta Hukum
Diduga Langgar Etik,...
Diduga Langgar Etik, Ketua KPU RI Dilaporkan ke DKPP Terkait Pembiaran Dokumen Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved