Pemerintah akan Prioritaskan Insentif Kendaraan Berbasis Baterai
Selasa, 16 Juni 2020 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
Deputi Ridwan menjelaskan bahwa secara prinsip Pemerintah Indonesia sudah memutuskan membangun dan mendorong penggunaan kendaraan listrik di dalam negeri. Termasuk membangun industri kendaraan bermotor listrik yang disertai dengan infrastrukturnya di Indonesia.
“Tetapi ada tahapan panjang menuju ke sana. Kita tahu saat ini kita mengimpor BBM 300 triliun per tahun, kita cari cara agar impor berkurang, belum lagi emisi yang besar seperti di Ibukota Jakarta, makanya langkah besarnya pada penggunaan kendaraan listrik,” ujarnya.
Di sisi lain, langkah atau tahapan tersebut didukung dengan ketersediaan bahan baku membuat baterai. “Makanya sebelum betul-betul pada pengguaan kendaraan bermotor listrik. Ada baterai dulu yang diharapkan bisa kita buat sendiri, termasuk memanfaatkan idle capacity dari PLN untuk pengisian baterai,” pungkasnya.
“Tetapi ada tahapan panjang menuju ke sana. Kita tahu saat ini kita mengimpor BBM 300 triliun per tahun, kita cari cara agar impor berkurang, belum lagi emisi yang besar seperti di Ibukota Jakarta, makanya langkah besarnya pada penggunaan kendaraan listrik,” ujarnya.
Di sisi lain, langkah atau tahapan tersebut didukung dengan ketersediaan bahan baku membuat baterai. “Makanya sebelum betul-betul pada pengguaan kendaraan bermotor listrik. Ada baterai dulu yang diharapkan bisa kita buat sendiri, termasuk memanfaatkan idle capacity dari PLN untuk pengisian baterai,” pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :