Menkeu Rusia: Moskow Kehilangan Akses ke Setengah Dana Cadangan Rp4.286 Triliun
Senin, 14 Maret 2022 - 16:39 WIB
loading...
A
A
A
Pembekuan aset pada bank sentral Rusia diberlakukan sebagai bagian dari serangkaian sanksi ekonomi untuk menghukum Moskow atas invasi Ukrain a, yang sekarang memasuki minggu ketiga.
Baca Juga: Gubernur Bank Sentral: Pakai Uang Rusia untuk Membangun Kembali Ukraina
Data Rusia sendiri yang diterbitkan pada bulan Januari menunjukkan bahwa dana cadangan senilai USD100 miliar disimpan dalam bentuk dolar AS pada Juni, yaitu 16,4% dari total tumpukan uang tunai pada saat itu. Kepemilikan dalam euro tercatat sebesar 32,2% dan yuan sebesar 13,1% pada akhir Juni 2021.
China sendiri telah berjanji untuk melanjutkan hubungan perdagangan dengan Rusia, yang dipandang sebagai mitra strategis, meskipun ada eksodus besar-besaran perusahaan besar yang kebanyakan dari Eropa dan AS.
Bayar Utang
Sementara itu Siluanov mengungkapkan, Rusia akan membayar utang dalam rubel sampai tumpukan uang tunainya membeku. Bank of Russia memperkenalkan kontrol modal setelah cadangan devisanya dibekukan oleh pemerintah internasional.
Baca Juga: Gubernur Bank Sentral: Pakai Uang Rusia untuk Membangun Kembali Ukraina
Data Rusia sendiri yang diterbitkan pada bulan Januari menunjukkan bahwa dana cadangan senilai USD100 miliar disimpan dalam bentuk dolar AS pada Juni, yaitu 16,4% dari total tumpukan uang tunai pada saat itu. Kepemilikan dalam euro tercatat sebesar 32,2% dan yuan sebesar 13,1% pada akhir Juni 2021.
China sendiri telah berjanji untuk melanjutkan hubungan perdagangan dengan Rusia, yang dipandang sebagai mitra strategis, meskipun ada eksodus besar-besaran perusahaan besar yang kebanyakan dari Eropa dan AS.
Bayar Utang
Sementara itu Siluanov mengungkapkan, Rusia akan membayar utang dalam rubel sampai tumpukan uang tunainya membeku. Bank of Russia memperkenalkan kontrol modal setelah cadangan devisanya dibekukan oleh pemerintah internasional.
Lihat Juga :