Inkoppas Minta Dilibatkan dalam Pendistribusian Minyak Goreng, Ini Alasannya
Rabu, 16 Maret 2022 - 07:09 WIB
loading...
A
A
A
Yudianto mengingatkan, kelangkaan minyak goreng di pasaran sudah berlangsung sejak enam bulan. Meskipun sudah dilakukan pendistribusian melalui sejumlah ritel modern, nyatanya tetap tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kondisi ini tidak boleh berlarut-larut apalagi sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan dan Idul Fitri dimana kebutuhan minyak goreng makin tinggi,” tuturnya.
Baca juga: Pemprov DKI dan Polda Metro Cek Gudang di Tanjung Priok, Temukan Ratusan Kardus Minyak Goreng
Permintaan agar Inkoppas beserta jajarannya dilibatkan dalam pendistribusian minyak goreng satu harga, kata Yudianto, sebelumnya sudah pernah diajukan ke Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Namun, permohonan tersebut tidak direspon. Bahkan, kata dia, Kemendag disinyalir lebih memberi peluang distribusi minyak goreng kepada ritel-ritel modern.
"Hal ini berbeda dengan pengalaman krisis ekonomi tahun 1998, di mana kala itu Inkoppas dilibatkan pemerintah dalam melakukan distribusi minyak goreng guna menstabilkan harga pasar yang normal," ungkap Yudianto.
“Kondisi ini tidak boleh berlarut-larut apalagi sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan dan Idul Fitri dimana kebutuhan minyak goreng makin tinggi,” tuturnya.
Baca juga: Pemprov DKI dan Polda Metro Cek Gudang di Tanjung Priok, Temukan Ratusan Kardus Minyak Goreng
Permintaan agar Inkoppas beserta jajarannya dilibatkan dalam pendistribusian minyak goreng satu harga, kata Yudianto, sebelumnya sudah pernah diajukan ke Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Namun, permohonan tersebut tidak direspon. Bahkan, kata dia, Kemendag disinyalir lebih memberi peluang distribusi minyak goreng kepada ritel-ritel modern.
"Hal ini berbeda dengan pengalaman krisis ekonomi tahun 1998, di mana kala itu Inkoppas dilibatkan pemerintah dalam melakukan distribusi minyak goreng guna menstabilkan harga pasar yang normal," ungkap Yudianto.
Lihat Juga :