Soal Buwas Turun Tangan Beresi Masalah Minyak Goreng, Ini Kata Kepala BPN
Rabu, 16 Maret 2022 - 19:28 WIB
loading...
Turun tangan Buwas atasi masalah minyak goreng dimungkinkan jika berlarut-larut. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Hingga kini Perum Bulog belum menerima penugasan dari pemerintah untuk turut serta menangani kelangkaan dan lonjakan harga minyak goreng di pasaran. Lonjakan dan kelangkaan itu lantaran adanya indikasi penimbunan oleh oknum tertentu.
Baca juga: Pasca-HET Minyak Goreng Dicabut, Ini Siasat Pemerintah Tekan Lonjakan Harga
Meski, minyak goreng bukan menjadi tanggung jawab Bulog, peran perusahaan pelat merah ini dinilai penting. Penugasan Bulog berdasarkan Perpres No. 48 Tahun 2016 dalam rangka menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga pangan pada tingkat konsumen dan produsen.
Pangan yang dimaksud dalam regulasi tersebut mencakup beras, jagung, kedelai, gula pasir, minyak goreng, tepun terigu, bawang merah, cabai, daging sapi, daging ayam ras, dan telur.
Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyebut peran BUMN lain di sektor pangan sudah cukup mengatasi permasalahan pangan dasar tersebut. Hingga saat ini BUMN pangan telah mendistribusikan 11 juta liter minyak goreng ke pedagang.
Baca juga: Pasca-HET Minyak Goreng Dicabut, Ini Siasat Pemerintah Tekan Lonjakan Harga
Meski, minyak goreng bukan menjadi tanggung jawab Bulog, peran perusahaan pelat merah ini dinilai penting. Penugasan Bulog berdasarkan Perpres No. 48 Tahun 2016 dalam rangka menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga pangan pada tingkat konsumen dan produsen.
Pangan yang dimaksud dalam regulasi tersebut mencakup beras, jagung, kedelai, gula pasir, minyak goreng, tepun terigu, bawang merah, cabai, daging sapi, daging ayam ras, dan telur.
Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyebut peran BUMN lain di sektor pangan sudah cukup mengatasi permasalahan pangan dasar tersebut. Hingga saat ini BUMN pangan telah mendistribusikan 11 juta liter minyak goreng ke pedagang.
Lihat Juga :