Garuda Sudah Batasi Penumpang Pesawat Hanya 63%

Selasa, 16 Juni 2020 - 17:33 WIB
loading...
Garuda Sudah Batasi...
PT Garuda Indonesia Tbk telah mematuhi aturan pemerintah dalam membatasi kaapsitas penumpang. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk telah mematuhi aturan pemerintah dalam membatasi kaapsitas penumpang. Hal ini sesuai Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2020 tentang Operasional Transportasi Udara dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman dari Covid-19, dimana pemerintah menetapkan kapasitas pesawat maksimal 70%.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra mengatakan ketentuan itu tidak bisa sepenuhnya diterapkan di maskapai pelat merah tersebut.

"Kalau dilihat susunan kursi yang berbeda dengan maskapai dalam negeri lainnya serta protokol physical distancing, batas kapasitas penumpang di Garuda maksimal hanya 63%. Tapi itu kalau untuk khususnya Garuda jatuhnya 63%. Karena tempat duduk 737 kita itu tengahnya kosong. Kita kan juga ada business class, nah itu jadi sendiri-sendiri," kata Irfan di Jakarta, Selasa (16/6/2020).

Dia mengaku optimistis industri penerbangan akan bangkit. Adapun, maskapai nasional masih memiliki kekuatan pasar domestik, tidak seperti maskapai asing seperti Singapore Airlines, Cathay Airways dan lainnya yang bertumpu pada penerbangan internasional. (Baca Juga : Maskapai Dapat Lampu Hijau Naikkan Harga Tiket Pesawat )

"Mereka bisa dikatakan tidak memiliki pasar domestik. Kalau kami domestik market yang sangat kuat seperti Amerika, China, Jepang, dan beberapa negara lainnya. Ketika pasar domestik ini terkena imbas, penerbangan dibatalkan, pemerintah memutuskan tidak terbang lagi ke China, Anda bisa membayangkan implikasi-implikasi terhadap industri atau Garuda," katanya.

Irfan mengungkap saat ini pendapatan yang diraih hanya 10%. Artinya, selama pandemi ini sudah anjlok 90% dan 70% pesawat dikandangkan atau tidak terbang.

"Jadi ini kewajiban kami. Kami tidak bisa berkelit penerbangan ini merugi. Enggak bisa, kami harus tetap terbang, karena itulah kewajiban kami," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Setelah Arab, GDPS Kembali...
Setelah Arab, GDPS Kembali Kirim Tenaga Profesional untuk Proyek MRO di Korsel
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Resmi Naik, Begini Penjelasan Dirutnya
Ini 5 Bandara Tersibuk...
Ini 5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang Pesawat
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Rekomendasi
Mediasi Ruben Onsu dan...
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Masih Buntu, Sidang Ditunda hingga 6 Agustus
Breaking News! Wamentan...
Breaking News! Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
Hepatitis Merusak Hati...
Hepatitis Merusak Hati Diam-Diam, Kenali Tanda dan Cara Mencegahnya
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved