Bebas Karantina, Sandiaga Uno Optimis Kunjungan Wisman Capai Target

Senin, 21 Maret 2022 - 18:01 WIB
loading...
Bebas Karantina, Sandiaga...
Menparekraf Sandiaga Uno optimis kebijakan bebas karantina akan mendongkrak kedatangan wisman ke Indonesia. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno optimis perluasan kebijakan tanpa karantina akan membantu menggenjot pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) 1,8 juta hingga 3,6 juta tahun ini.

Baca Juga: Sepekan Bebas Karantina, 2.353 Wisman Datang ke Bali

Sandiaga mengatakan, kebijakan tanpa karantina ini sudah efektif mulai hari ini. Namun, untuk pelaksanaannya masih harus menunggu terbitnya surat edaran (SE) dari Satgas Covid-19 yang rencana akan terbit besok, Selasa (22/3/2022).

"Target kami tetap 1,8 juta hingga 3,6 juta, dan belum direvisi. Tapi saya optimis akan ada potensi melebihi (target)," ujar Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Senin (21/3/2022).

Kebijakan tanpa karantina itu hanya mewajibkan wisman melakukan tes PCR. Selain kemudahan itu, cakupan negara yang mendapatkan fasilitas visa on arrival pun kini bertambah 19 negara, sehingga total menjadi 42 negara. Sandiaga mengatakan, agar makin berdampak, pemerintah akan bantu menggalakkan promosi kebijakan tanpa karantina.

Baca Juga: Kebijakan Bebas Karantina dan VoA Berpotensi Dongkrak Kunjungan Wisman

Sebagai informasi, data kunjungan wisman per Januari 2022 menurun 12,15% dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu Desember 2021. Namun, angkanya mengalami kenaikan 13,62% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Mayoritas, wisman yang datang ke Indonesia berasal dari Timor Leste, Malaysia dan China.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menpar Widiyanti Pamer...
Menpar Widiyanti Pamer Sumbangan Sektor Pariwisata ke Pertumbuhan Ekonomi, Sebesar Apa?
Pemerintah Didesak Evaluasi...
Pemerintah Didesak Evaluasi Peraturan Karantina Baru, Ini Sederet Alasannya
Turis China Peringkat...
Turis China Peringkat Kedua, Kunjungan Wisman ke RI Melesat 20,75% Sepanjang 2024
Respons Menparekraf...
Respons Menparekraf Soal Pungli Rp18,25 Miliar di Raja Ampat: Tindak Tegas
Perputaran Ekonomi World...
Perputaran Ekonomi World Water Forum di Bali Diperkirakan Tembus Rp1,5 Triliun
Berkah WWF, Menparekraf:...
Berkah WWF, Menparekraf: Okupansi Hotel di Nusa Dua di Atas 95%
Konflik Timur Tengah...
Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
Rahasia Dandy & Ozi...
Rahasia Dandy & Ozi selama Karantina Idol Terbongkar, Sampai Selundupkan Barang Ini!
Program Saatnya Difabel...
Program Saatnya Difabel Setara Kembali Hadir di Tangsel, Sandiaga: Buka Lapangan Kerja
Rekomendasi
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Infografis
Jadi Target Rudal Houthi,...
Jadi Target Rudal Houthi, Kapal Induk AS Terpaksa Melarikan Diri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved