Penyaluran Solar Subsidi hingga Februari Melebihi Kuota 10%
Selasa, 22 Maret 2022 - 08:19 WIB
loading...
Masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu panic buying. Pembelian bahan bakar diimbau untuk tetap sesuai dengan kebutuhan dan tetap hemat dalam penggunaannya mengingat saat ini harga minyak sangatlah mahal. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pertamina Patra Niaga , Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) terus memastikan stok dan penyaluran bahan bakar berjalan dengan maksimal, salah satunya adalah penyaluran solar subsidi .
Baca Juga: Kelangkaan Solar Subsidi, Pengamat: Tanda-tanda Ekonomi Tumbuh
Pjs. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, stok solar subsidi secara nasional saat ada di level 20 hari. Setiap hari, stok dan proses penyaluran solar subsidi ke SPBU terus dimonitor secara real time.
"Namun perlu diketahui secara nasional per Februari penyaluran solar subsidi telah melebihi kuota sekitar 10%,” jelas Irto dalam keterangannya, Selasa (22/3/2022).
Irto melanjutkan, Pertamina Patra Niaga akan terus memonitor seluruh proses distribusi mulai dari Terminal BBM hingga konsumen untuk memastikan SPBU selalu tersedia bahan bakar bagi masyarakat. Khusus Solar subsidi, pihaknya akan fokus pelayanan di jalur logistik serta jalur-jalur yang memang penggunannya adalah yang berhak menikmatinya.
Baca Juga: Kelangkaan Solar Subsidi, Pengamat: Tanda-tanda Ekonomi Tumbuh
Pjs. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, stok solar subsidi secara nasional saat ada di level 20 hari. Setiap hari, stok dan proses penyaluran solar subsidi ke SPBU terus dimonitor secara real time.
"Namun perlu diketahui secara nasional per Februari penyaluran solar subsidi telah melebihi kuota sekitar 10%,” jelas Irto dalam keterangannya, Selasa (22/3/2022).
Irto melanjutkan, Pertamina Patra Niaga akan terus memonitor seluruh proses distribusi mulai dari Terminal BBM hingga konsumen untuk memastikan SPBU selalu tersedia bahan bakar bagi masyarakat. Khusus Solar subsidi, pihaknya akan fokus pelayanan di jalur logistik serta jalur-jalur yang memang penggunannya adalah yang berhak menikmatinya.
Lihat Juga :