Visa on Arrival di Bali Diperluas untuk 42 Negara, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Ekonomi Bangkit!

Rabu, 23 Maret 2022 - 20:05 WIB
loading...
Visa on Arrival di Bali...
Wamen Angela Tanoesoedibjo optimistis perluasan VoA akan membangkitkan ekonomi Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah kembali meningkatkan jumlah Visa on Arrival (VoA) , kunjungan bagi wisatawan atau pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dari 23 negara menjadi 42 negara. Kebijakan baru ini mulai berlaku terhitung sejak Selasa (22/3/2022) bagi pelancong yang mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Baca juga: VoA Diperluas Jadi 42 Negara, Pemprov Bali Ingatkan Wisman Tetap Patuhi Prokes

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenprekraf) Angela Tanoesoedibjo mengatakan, mulai 22 Maret 2022 Visa on Arrival (VoA) khusus wisata untuk Bali diperluas menjadi 42 negara, dari sebelumnya 23 negara.

"Tentunya ini jadi kabar baik bagi pelaku usaha di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif di Pulau Dewata agar dapat mendorong kebangkitan ekonomi," kata Angela di akun Instagramnya @angelatanosoedibjo, dikutip Rabu (23/3/2022).

Dalam unggahannya, Angela turut mengunggah tayangan video yang berdurasi kurang lebih 1 menit dalam menyambut kebijakan baru penerapan perluasan Visa on Arrival untuk turis yang ingin berwisata ke Bali.



Angela yang juga Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Ekonomi Digital & Kreatif ini berharap dengan penambahan jumlah negara yang melakukan kunjungan khusus wisatawan ke Bali dapat meningkatkan perekonomian wisata di Pulau Dewata tersebut, sekaligus berdampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Pemerintah Naikkan Fuel...
Pemerintah Naikkan Fuel Surcharge Maskapai, Tiket Pesawat Jakarta-Bali Tembus Rp2,4 Juta
Jadikan Bali Pusat Keuangan...
Jadikan Bali Pusat Keuangan Internasional, Purbaya Tawarkan Pajak 0 Persen
Water Taxi Bakal Dikembangkan...
Water Taxi Bakal Dikembangkan di Bali, Bandara Ngurah Rai ke Canggu Cuma 30 Menit
Sambut Libur Keagamaan,...
Sambut Libur Keagamaan, PLN Siapkan 142 SPKLU dan Pasokan Listrik Berlapis di Bali
Raja Adat dan Sultan...
Raja Adat dan Sultan Bali Temui KSP di Istana, Minta Prabowo Segera Realisasikan Bandara Bali Utara
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
Pengamat Dukung Mabes...
Pengamat Dukung Mabes Polri Tangkap Pelaku Perampokan dan Penculikan WNA di Bali
Rekomendasi
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved