Bangun Indonesia Jadi Halal Hub Internasional, BPKH Gelar GIIF 2022
Rabu, 23 Maret 2022 - 19:46 WIB
loading...
BPKH akan menghelat gelaran GIIF 2022. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji ( BPKH ) akan kembali menyelenggarakan Global Islamic Investment Forum 2022 (GIIF 2022) pada Jumat, (25/3/2022) secara daring dan luring. GIIF 2022 akan menghadirkan Presiden Bank Pembangunan Islam H.E Muhammad Sulaiman Al Jasser dan Presiden Joko Widodo sebagai pembicara kehormatan.
Baca juga: 54 Orang Calon BPKH dan Dewas Masuk Seleksi Kesehatan
GIIF 2022 akan membahas beberapa topik strategis. Salah satunya adalah investasi haji. Ibadah haji yang diikuti jutaan orang membawa potensi ekonomi yang besar dan menghasilkan devisa tidak kurang dari USD12 miliar per tahun untuk Kerajaan Arab Saudi. Banyak industri yang telah merasakan manfaat dari multiplier effect dari kegiatan haji, seperti industri ritel, real estate, maskapai penerbangan, jasa perjalanan, dan perhotelan.
Sebagai wadah berkumpulnya policy makers dan keyplayers dari industri keuangan syariah dunia, GIIF 2022 diharapkan dapat memperkuat networking, juga mewujudkan kerja sama dan investasi nyata yang bermanfaat untuk umat Islam dan masyarakat umumnya.
Sehingga di tahun depan, pada kesempatan GIIF 2023, pencapaian-pencapaian itu dapat diukur bersama dan lebih ditingkatkan lagi agar peran ekonomi dan keuangan syariah dapat lebih memperkuat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masing-masing negara maupun dalam skala global.
“BPKH selaku lembaga yang dibentuk melalui UU no. 34/2014 tentang pengelolaan keuangan haji, merupakan penggerak dan 'engine of change' yang dapat lebih mengoptimalkan kondisi ekonomi dan industri keuangan syariah, melalui kewenangan melakukan penempatan di bank-bank syariah dan investasi baik di dalam maupun luar negeri,” kata Dr. Hurriyah El Islamy, anggota BPKH Bidang Investasi dan Kerja Sama Luar Negeri, dalam keterangannya, Rabu (23/3/2022).
Baca juga: 54 Orang Calon BPKH dan Dewas Masuk Seleksi Kesehatan
GIIF 2022 akan membahas beberapa topik strategis. Salah satunya adalah investasi haji. Ibadah haji yang diikuti jutaan orang membawa potensi ekonomi yang besar dan menghasilkan devisa tidak kurang dari USD12 miliar per tahun untuk Kerajaan Arab Saudi. Banyak industri yang telah merasakan manfaat dari multiplier effect dari kegiatan haji, seperti industri ritel, real estate, maskapai penerbangan, jasa perjalanan, dan perhotelan.
Sebagai wadah berkumpulnya policy makers dan keyplayers dari industri keuangan syariah dunia, GIIF 2022 diharapkan dapat memperkuat networking, juga mewujudkan kerja sama dan investasi nyata yang bermanfaat untuk umat Islam dan masyarakat umumnya.
Sehingga di tahun depan, pada kesempatan GIIF 2023, pencapaian-pencapaian itu dapat diukur bersama dan lebih ditingkatkan lagi agar peran ekonomi dan keuangan syariah dapat lebih memperkuat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masing-masing negara maupun dalam skala global.
“BPKH selaku lembaga yang dibentuk melalui UU no. 34/2014 tentang pengelolaan keuangan haji, merupakan penggerak dan 'engine of change' yang dapat lebih mengoptimalkan kondisi ekonomi dan industri keuangan syariah, melalui kewenangan melakukan penempatan di bank-bank syariah dan investasi baik di dalam maupun luar negeri,” kata Dr. Hurriyah El Islamy, anggota BPKH Bidang Investasi dan Kerja Sama Luar Negeri, dalam keterangannya, Rabu (23/3/2022).
Lihat Juga :